5 Hal Penting yang Bisa Ditiru dari Agen Asuransi

30 Sep 2016, 10:16

Sistem berjualan itu sama saja bagi semua penjual, tapi pola dan teknik yang mereka gunakan bisa berbeda atau sangat berbeda antara satu dengan yang lain, hal ini yang dijelaskan James Gwee pada saat dia meneliti para sales bidang asuransi jiwa.

Banyak agen asuransi yang begitu sukses tapi ternyata cara mereka berjualan dan pola penjualan mereka sangatlah berbeda. Namun ada beberapa kesamaan yang mereka gunakan dalam teknik berjualan, dan dibawah ini adalah lima teknik yang bisa kamu gunakan untuk berjualan.

Biarpun trik ini diambil dari bidang asuransi jiwa tapi trik dan ilmu ini bisa digunakan dalam segi umum dan berkaitan dengan usaha yang kamu jalani sekarang:

1. Mengelola waktu yang berbeda

Seperti yang dijelaskan James Gwee tentang manajemen waktu dari agen top dunia. Saat para penjual mengatur waktu, mereka mengelolanya secara berbeda. Para agen asuransi memiliki trik-trik yang berbeda dalam mengelola waktu untuk berjualan.

Tapi mereka mempunyai target yang sama yaitu menarik banyak pelanggan dan menjual apa yang mereka jual. Para orang sukses, ahli dalam memanajemen waktu tetapi mereka memiliki trik-triknya sendiri dalam mengelola waktu itu.

2. Penjual memiliki profil berbeda dari klien

Tanpa terkecuali, para agen disini sudah memiliki target klien yang mereka inginkan terlebih dahulu. Namun, mereka memiliki target pasar yang berbeda satu dengan yang lain, ada yang menargetkan usai 55-65 tahun yang memiliki anak yang sudah tamat sekolah, ada yang benar benar menargetkan kepada asuransi anak anak. Jadi beberapa agen tidak akan fokus pada kerabat atau kenalan yang tidak sesuai dengan target pasar mereka.

3. Bertemu klien dengan cara dan tempat yang berbeda

James Gwee dengan penelitiannya menyimpulkan bahwa beberapa agen asuransi memprospek semua teman/kenalan yang ada dalam lingkungannya, bahkan ada juga yang memprospek hanya berdasarkan referensi temannya sehingga tidak ada referensi maka tidak ada pertemuan. Dalam hal pertemuanpun berbeda, ada yang bertemu dengan klien di tempat klien mereka, tapi ada juga yang siap untuk bertemu klien di mana saja atau bahkan ada beberapa lainnya hanya ingin bertemu klien di kantor mereka sendiri karena mereka merasa alat yang dibutuhkan klien ada di kantor mereka. Ada juga yang bertemu di restoran agar pramusaji dapat melayani mereka berdua dengan baik.

4. Bertemu klien utama dan pendampingnya

Beberapa penjual biasanya hanya terfokus menemui prospective client, namun beberapa klien merasa akan lebih baik jika mereka mengajak rekan, kerabat, saudara atau suami/istri mereka untuk menemui kamu si penjual. Ada beberapa tips agar anda siap untuk itu semua, diantaranya ialah :

A.Melakukan riset sebelumnya

Hal ini sangat penting untuk dilakukan. Orang sukses biasanya akan melakukan riset terhadap orang yang akan ia temui. Selain dapat memahami latar belakang lawan bicara dengan lebih baik, hal ini juga dapat membuat mereka lebih percaya diri saat berbicara.

B. Mempersiapkan bahan pembicaraan

Setelah melakukan riset, ada baiknya apabila Anda juga mempersiapkan bahan pembicaraan apa saja yang ingin disampaikan nantinya. Bahan pembicaraan ini juga berguna agar percakapan yang dilakukan dapat terasa lebih menyenangkan dan jauh dari bosan.

C. Memahami karakter setiap orang

Setiap orang memiliki karakternya masing-masing, hal ini berdampak pada gaya komunikasi yang mereka miliki. Orang sukses mengerti bahwa ia harus mampu untuk memahami karakter setiap orang agar mampu menciptakan komunikasi yang baik

D. Tersenyum dan memperlihatkan etikad baik

Cara yang dapat dilakukan untuk menunjukkan keramahan adalah memperlihatkan senyum dan memperlakukan orang dengan itikad baik. Selain akan mendapat sambutan yang baik, nantinya Anda pun dapat lebih mudah untuk memulai komunikasi dengan orang yang Anda inginkan.

E. Menatap mata lawan bicara

Satu cara yang dapat dilakukan untuk menunjukkan bahwa Anda sedang fokus memperhatikan adalah dengan menatap mata lawan bicara. Cara ini juga efektif apabila Anda ingin menciptakan percakapan yang dinamis.

F. Memperhatikan budaya setempat

Setiap orang memiliki gaya komunikasi yang berbeda-beda. Bagi mereka yang datang dari daerah yang berbeda, akan lebih sulit bagi mereka untuk menyesuaikan kebiasaan komunikasi setempat. Oleh karena itu, jangan lupa untuk menyesuaikan gaya komunikasi Anda dengan lingkungan sekitar. Gaya komunikasi yang baik dapat membuat Anda lebih mudah untuk diterima.

G. Memperlihatkan lingkungan sekitar

Mengenal orang dengan lebih dekat ternyata tidak harus dilakukan ketika berbicara. Anda juga dapat mengenal kepribadiannya dengan lebih baik lewat barang serta kebiasaannya yang terlihat.

5. Penjual pakai metode dan alat yang berbeda

Beberapa penjual menggunakan alat tulis biasa atau hanya menjelaskan secara verbal tentang bisnis kamu. Dan beberapa dari penjual lainnya juga telah mempersiapkan bentuk rinci atau bercerita untuk menjelaskan tentang bisnis kamu pada pertemuan pertama dengan klien. Agar pertemuan mereka berkesan dan menghasilkan pertemuan yang bermanfaat.

Ada juga penjual yang menggunakan stategi tidak melakukan penjualan pada pertemuan pertama dengan klien. Ada yang menargetkan hanya mendapat kesepakatan verbal, ada juga yang menargetkan pengisian form di hari pertama dan itulah lima teknik yang diperoleh dari penelitian seorang James Gwee.

Ketahui juga beberapa tips bermanfaat lainnya yang akan mengembangkan kemampuan Anda yaitu jangan lupa selalu evaluasikan hasil dari pengalaman Anda menjual atau menjadi agen asuransi.(Ndw)

askrida | Sumber : bisnis.liputan6.com/read/2238126/5-hal-penting-yang-bisa-ditiru-dari-agen-asuransi