AAUI optimistis genjot 10 juta agen

11 Sep 2017, 08:54

Prospek bisnis menjual produk asuransi umum melalui jalur distribusi keagenan terbilang besar. Hal itu memacu Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) untuk meningkatkan jumlah keagenan.

Direktur Eksekutif AAUI Julian Noor mengatakan, berbeda dengan asuransi jiwa, di asuransi umum keagenan bukan jalur distribusi yang utama. Hal ini lantaran banyak perusahaan asuransi umum yang bergerak langsung ke sektor korporasi dan hanya sedikit yang menggunakan keagenan hingga saat ini.

Nah, menurut Julian, hal ini bisa menjadi peluang dalam pengembangan industri asuransi umum untuk menggali potensi nasabah individual lebih banyak lagi.

"Tentu saja ini menjadi pekerjaan bersama di semua stakeholder untuk mengembangkan keagenan," kata Julian di Jakarta, akhir pekan lalu.

Wakil Ketua Bidang Keagenan AAUI Bambang S. Soekarno menambahkan, pihaknya sedang menggenjot untuk bisa tercapai 10 juta agen dalam jangka waktu ke depan. Saat ini, menurutnya, jumlah agen masih terbilang minim jika dibandingkan dengan asuransi jiwa.

"Per Juli agen kami baru berjumlah 30.124. Dengan misi yang kami jalankan saat ini kami optimis menuju 10 juta agen," tutur Bambang di kesempatan yang sama.

Menurut Bambang, dengan mengadakan acara penghargaan kepada agen-agen yang berprestasi misalnya, bisa memicu minat masyarakat untuk menjadi agen. Apalagi, profesi menjadi agen asuransi merupakan pekerjaan yang menjanjikan.

Plus, dengan aplikasi "AAUI Apps" yang sedang disempurnakan dan grand launching pada Oktober bisa mempermudah pengguna khususnya masyarakat umum yang ingin mencari informasi lebih dalam lagi mengenai asuransi umum.

"Di dalamnya juga ada fitur untuk menghubungkan dengan agen-agen. Sehingga, agen bisa lebih cepat menghubungi nasabah melalui aplikasi ini," kata Bambang.

Sumber : keuangan.kontan.co.id/news/aaui-optimistis-genjot-10-juta-agen