Ada Daerah yang Terima Rp200 Miliar Berkat Asuransi Pertanian

20 Apr 2017, 09:09

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian telah mulai menerapkan kebijakan asuransi bagi para petani. Pada program ini, para petani nantinya akan mendapatkan dana asuransi apabila mengalami gagal panen.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, program ini telah berjalan efektif. Bahkan, terdapat daerah yang telah menerima dana hingga Rp200 miliar karena adanya petani yang mengalami kerugian.

"Ada yang terima Rp200 miliar," kata Menteri Pertanian Amran Sulaiman di Balai Kartini, Jakarta.

Namun, terdapat pejabat daerah yang justru berpikir sebaliknya. Asuransi ini dianggap sebagai salah satu penerimaan akibat musibah yang dihadapi.

"Ada yang katakan, 'kami berdoa semoga banjir selalu lewat di sini'. Ini bahaya. Enggak bisa, bangkrut asuransinya," jelasnya.

Pemerintah pun saat ini terus berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan para petani. Salah satunya adalah melalui pengembangan varietas unggulan untuk tingkatkan produktivitas para petani.

" M70D itu 70 hari udah bisa dipanen dari yang biasa 90 sampai 95 hari. Petani bisa kurangi biaya, manen cepat bisa. Hasilnya 6,8 sampai 7 ton. Lalu ada M400, 90 hari tapi hasil lebih banyak. Di Jember 9,6 (ton), Jombang 9,2 ton, baru di 1000 ha di Jabar, Jatim Jateng dan Kalimantan," ungkap ketua Umum HKTI Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko.

Diharapkan, para petani nantinya kian sejahtera. Bantuan pun perlu diberikan oleh pemerintah untuk terus mensejahterakan para petani.

"Klasik itu modal, akses pasar, info dan teknologi, branding dan seterusnya," ungkapnya.(rzk)

Sumber : economy.okezone.com/read/2017/04/10/320/1663530/mentan-ada-daerah-yang-terima-rp200-miliar-berkat-asuransi-pertanian