Apakah gedung dan perabotan yang terjatuh dan hancur dapat penggatian dari asuransi / dapat diklaim?

07 Sep 2017, 14:15

Saya memiliki gedung 7 lantai. Gedung beserta perabotan di dalamnya tersebut memiliki asuransi yang hanya meliputi:

  1. Kebakaran
  2. Petir
  3. Ledakan
  4. Kejatuhan Pesawat
  5. Asap
  6. Bencana Alam
  7. Kerusuhan, Perbuatan Jahat, Huru-Hara
  8. Tertabrak atau Benturan
  9. Kebongkaran

Beberapa Minggu yang lalu, seperempat bagian gedung saya hancur dikarenakan pekerja yang membersihkan jendela-jendela gedung, meninggalkan gondolanya. Dikarenakan angin yang sangat kencang, gondola tersebut terpontang panting dan menghancurkan kaca jendela gedung dan menjatuhkan perabotan-perabotan yang ada didalamnya. Sebagian perabotan yang saya miliki telah saya asuransikan.

Yang saya ingin tanyakan, apakah gedung dan perabotan yang terjatuh dan hancur dapat penggatian dari asuransi / dapat diklaim?

 

Jawaban : 

Sebelumnya terimakasih atau email pertanyaan Bapak kepada kami. Semoga komunikasi kami melalui website ini, dapat menjawab pertanyaan Bapak, sekaligus kami harapkan dapat pula menjembatani akseptansi Bapak kepada jasa asuransi pada umumnya.

Sangat disayangkan kami belum dapat berkomunikasi intens kepada Bapak melalui alamat email yang disertakan. Sedianya masih ada pertanyaan-pertanyaan yang masih mengganjal, dan ingin kami perjelas kepada Bapak sebagai landasan jawaban kami. Misalnya, Apakah jenis pertanggungan yang Bapak punya adalah Asuransi Property All Risk (PAR)? ataukah Asuransi Kebakaran dengan beberapa perluasan tambahan?

Jawaban atas pertanyaan ini menjadi penting, mengingat sudut pandang yang berbeda dari kedua produk asuransi tersebut.

Secara umum, kami dapat sampaikan faktor pembeda berikut ;

Asuransi PAR akan melindungi harta benda yang Bapak asuransikan dari seluruh penyebab (perils) musibah/kerugian, KECUALI yang disebut secara tegas sebagai yang dikecualikan seperti perang, Radiokatif, Terorisme, Gangguan Usaha, Kesengajaan/Ketidakjujuran, dan Polusi/Kontaminasi. Sehingga berdasarkan ini, dapat kami katakan bahwa kerugian yang diakibatkan benturan gondola yang dialami bangunan Bapak, DIJAMIN berdasarkan skema asuransi PAR.

Dalam polis PAR, juga disebutkan ketentuan mengenai limit ganti rugi yang dapat saja berbeda berdasarkan penyebab musibah, berikut risiko sendiri yang harus menjadi tanggungan Bapak selaku Tertanggung. Mohon agar Bapak perhatikan pula hal-hal dimaksud.

Skema PAR berbeda dari Asuransi Kebakaran. Asuransi Kebakaran bersifat named perils. Ia hanya melindungi harta benda Bapak dari risiko yang disebut secara tegas sebagai penyebab (perils) yang dijamin, tidak atas pengecualiannya, maupun penyebab lain yang tidak disebutkan sebagai yang dijamin.

Sebagaimana keterangan yang Bapak tulis, memang polis yang Bapak telah diperluas dengan jaminan "tertabrak atau Benturan". Namun berdasarkan Polis Standar Asuransi Kebakaran Indonesia (PSAKI), "Tertabrak" yang dimaksud merupakan perluasan dari peril yang tadinya merupakan pengecualian standar (sebagaimana BAB II Pengecualian, point 1.2.2) yaitu "tertabrak Kendaraan".

Berdasarkan ini, dapat kami katakan bahwa di bawah asuransi kebakaran, kerugian Bapak akibat benturan gondola, TIDAK DIJAMIN.

Demikian sekedar pandangan dari kami. Semoga cukup dapat membantu. Kita masih dapat membahas hal ini lebih rinci, menyusul keterangan lebih lanjut yang masih kami perlukan.

Tulis Komentar

Komentar