Asuransi handphone

08 Nov 2018, 08:10

PERLINDUNGAN akan handphone kini sangat dibutuhkan, karena fungsinya yang sudah beragam dan tidak hanya sekedar alat komunikasi. Lebih jauh, terdapat banyak data penting dan privat, yang membutuhkan proteksi dari kecelakaan yang tidak diinginkan.

Salah satu karyawan perusahaan asuransi yang ada di Indonesia, Tomy Ferdiansyah mengatakan, pelayanan asuransi handphone saat ini memang diperlukan, di luar dari asuransi pabrikan handphone tersebut. Seperti terjadinya kebakaran, jatuh, terkena air dan lain sebagainya, yang menyebabkan handphone menjadi rusak.

"Dengan cabang pertama ini, kami berupaya mendekatkan pelayanan proteksi asuransi handphone dengan warga Bandung. Sehingga semua kecelakaan yang mengakibatkan rusaknya gadget ini bisa dicover," ungkapnya usai peresmian outlet di Bandung Electronic Center (BEC), Jln. Purnawarman, Kota Bandung, Jumat (5/10/2018).

Menurutnya saat ini, pihak sudah menerima sekitar 2500 polis untuk Jakarta, sementara di Kota Bandung menargetkan 1000 perbulannya. Mengingat dengan pembeli handphone di Bandung termasuk BEC, yang cukup besar jumlahnya.

"Syaratnya handphone harus dalam keadaan baru, untuk bisa ikut asuransi eksternal ini. Maka di sini, kita berupaya memperluas jaringan kita di Bandung," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Rizaldy A. menerangkan bahwa proteksi yang diberikan bukan saja untuk melindungi hardware, tapi juga software yang berisi berbagai data penting. Mengingat dengan beragam fitur aplikasi maka semua bisa dilakukan, termasuk transaksi keuangan.

"Sekarang orang akan lebih bingung ketika ketinggalan handphone daripada dompet, karena berbagai fungsinya termasuk transaksi. Maka disini dibutuhkan perlindungannya," ujarnya.

Rizaldy menambahkan bahwa untuk klaim yang diajukan sesuai dengan kondisi kerusakan yang dialami oleh handphone. Lebih jauh, ketika memang diperlukan maka dapat diganti dengan yang baru.

"Tergantung dari kondisinya sehingga akan dilihat dan dicek terlebih dahulu seperti apa," imbuhnya.

Sumber : galamedianews.com/ragam/202092/asuransi-handphone-mulai-digalakan-di-bandung