Asuransi Mikro Tumbuh Positif

07 Apr 2016, 09:26

SEMARANG, suaramerdeka.com – Asuransi mikro tumbuh positif dari beberapa waktu belakangan ini. Kondisi itu dipicu dari meningkatnya penyaluran kredit produktif kepada pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Wakil Ketua Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Kota Semarang, Prabowo Joko Susilo mengatakan, jenis asuransi yang tumbuh signifikan satu tahun belakangan ini adalah asuransi mikro. ”Pertumbuhan tahun lalu khusus asuransi mikro saja mencapai 30%,” ungkapnya saat ditemui, Rabu (6/4).

Menurut dia, salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan tersebut adalah penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) yang dilakukan Pemerintah melalui sejumlah bank yang sudah ditunjuk.

Dalam penyaluran KUR, perusahaan asuransi berperan untuk menjamin pinjaman debitur agar jika terjadi sesuatu seperti kredit macet pihak bank tidak merugi.

”Dengan banyaknya yang mengajukan kredit, meskipun itu kredit bagi UMKM tetapi umumnya bank melakukan antisipasi agar terhindar dari kredit macet. Maka itu, pihak perbankan tetap memanfaatkan asuransi,” katanya.

Dari kondisi tersebut AAUI berharap, jenis asuransi lain juga mengikuti pertumbuhan yang terjadi pada asuransi mikro di Jawa Tengah seiring dengan pemulihan ekonomi nasional.

Prabowo menjelaskan, sebab belakangan ini sektor asuransi terkena imbas dari pelemahan ekonomi nasional yang terjadi pada tahun lalu. “Salah satu sektor asuransi yang mengalami penurunan akibat pelemahan ekonomi tersebut adalah otomotif,” katanya.

Pada tahun lalu asuransi khusus otomotif turun hingga 8%. Untuk meningkatkan sektor tersebut, saat ini banyak lembaga pembiayaan yang melakukan pameran. Selain itu, tidak hanya otomotif, pertumbuhan khusus asuransi komersial untuk segmentasi menengah hingga saat ini masih agak melambat.

”Kendati demikian, untuk asuransi jiwa pertumbuhannya sudah cukup baik. Daerah yang menunjukkan pertumbuhan asuransi jiwa cukup baik antara lain, Semarang, Tegal, Pekalongan, Purwokerto,” jelasnya.
Menurut dia, kondisi tersebut merupakan dampak dari banyaknya industri yang melakukan relokasi ke Jawa Tengah. Diakuinya, hal itu meningkatkan kebutuhan masyarakat untuk menjadi peserta asuransi.
“Di Jawa Tengah terutama di Semarang pembangunan pabrik cukup banyak, dampaknya pasti sektor asuransi dapat terdorong,” katanya.

 

Askrida | Sumber :  http://berita.suaramerdeka.com/asuransi-mikro-tumbuh-positif/