Asuransi Pertanian Gunakan Skema Subsidi Pemerintah

06 Nov 2017, 09:43

Selain melindungi usaha petani padi fungsi asuransi usaha tani untuk tekan angka kerugian yang dialami oleh petani apabila terjadi bencana alam.

"Bencana alamnya seperti banjir dan kekeringan serta serangan hama hingga lahan pertanian rusak, hal ini bisa diklaim asuransinya," kata Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Provinsi Jambi (TPHP), Ahmad Mausul. Selasa (31/10).

Menurutnya dalam proses klaim asuransi tersebut sangatlah mudah, yang mana setelah dinas mendapat laporan kerusakan, tim akan melakukan pemeriksaan lapangan untuk melakukan verifikasi, "setelah hal tersebut dilakukan, asuransi sebagai pengganti dapat dicairkan," ujarnya.

Ia menjelaskan asuransi pertanian tersebut menggunakan skema subsidi dari pemerintah pusat sebesar 80 persen dari total premi Rp180 ribu per hektare setiap musim tanam," dalam hal ini artinya petani hanya menanggung premi 20 persen atau cukup membayar sebesar Rp 36 ribu per hektare setiap musim tanam,"katanya.

Ia mengatakan bahwa asuransi pertanian merupakan pengalihan risiko yang dapat memberikan ganti rugi akibat kerugian usaha tani sehingga keberlangsungan usaha tani dapat terjamin, namun dalam hal ini dikatakannya petani hanya mendapat jatah dua hektare lahan untuk ikut dalam asuransi," dengan ikut asuransi pertanian tersebut, klaim atau ganti rugi yang akan dibayarkan sebesar Rp 6 juta per hektare, "tutupnya.

Saat ini seluas 3.871 hektare lahan pertanian padi di provinsi Jambi telah masuk program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP).

"Hingga Oktober 2017, tercatat seluas 3.871 hektare lahan pertanian telah diasuransikan," kata Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Provinsi Jambi (TPHP), Ahmad Mausul. Selasa (31/10).

Dikatakannya saat ini jumlah luas lahan pertanian yang ikut AUTP tersebut belum capai 100 persen dari target pada tahun 2017, atau baru terealisasi sekitar 77,42 persen dari target 5.000 hektare.

Sumber : jambi.tribunnews.com/2017/11/01/asuransi-pertanian-gunakan-skema-subsidi-pemerintah