Asuransi Pertanian Sepi Peminat BANDUNG RAYA

11 Mar 2016, 08:35

NGAMPRAH, (PRLM).-Program Asuransi Usaha Tani Padi di Kabupaten Bandung Barat sepi peminat. Meski program itu sudah disosialisasikan sejak tahun lalu, hingga kini belum ada petani yang mendaftar.

Karena lahan yang puso sedikit, jadi tidak ada yang mendaftar.

Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Bandung Barat Ida Nurhamida menuturkan, sepinya peminat program tersebut diduga akibat tidak banyak lahan petani yang terkena puso. "Program ini kan untuk mengganti lahan yang puso. Karena lahan yang puso sedikit, jadi tidak ada yang mendaftar," katanya, Kamis 10 Maret 2016.

Untuk mengikuti asuransi, Ida menuturkan, petani memang harus membayar premi. Untuk setiap musim tanam dibebankan premi Rp 180.000 per hektare. Namun, pemerintah memberi subsidi 80 persen, sehingga yang dibayarkan petani hanya Rp 36.000.

Meski biaya premi bersubsidi sangat murah, menurut Ida, hal itu tidak lantas membuat petani berbondong-bondong mengikuti program asuransi tersebut. Soalnya, mereka lebih memperhatikan biaya operasional ketimbang proteksi.

"Kalau sawah tidak puso atau yang pusonya hanya sedikit, petani enggan ikut program asuransi ini," katanya. (Cecep Wijaya/A-157)***

 

Sumber: http://www.pikiran-rakyat.com/bandung-raya/2016/03/10/363788/asuransi-pertanian-sepi-peminat