Asuransi properti diprediksi bergeliat di Q4

02 Nov 2017, 15:59

Pelaku asuransi umum dalam negeri masih optimistis di penghujung tahun ini premi asuransi properti akan kembali bergairah setelah sempat lesu. Maklum saja, data Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatat, pada semester satu tahun ini, premi asuransi properti mengalami penurunan 7% secara tahunan menjadi Rp 8,09 triliun.

Padahal di periode yang sama tahun kemarin, asuransi umum masih mampu mencatatkan premi sebesar Rp 8,70 triliun. Sebelumnya, Ketua AAUI Dadang Sukresna juga mengakui, kondisi ekonomi dalam negeri masih cukup menantang.

Plus secara industri asuransi umum pada paruh pertama tahun ini masih susut 4%. Ia optimistis kinerja asuransi properti masih akan tumbuh positif, apalagi ini merupakan salah satu lini bisnis penyumbang kontribusi terbesar.

"Kami harapkan kinerja asuransi umum keseluruhan masih bisa tumbuh 7%-10% sampai akhir tahun ini," ujar Dadang, baru-baru ini.

Sumber : keuangan.kontan.co.id