Asuransi Umum: Investasi Deposito Turun 10,17%, SBN Naik 60,87%

08 Jun 2016, 10:10

Nilai investasi industri asuransi umum pada instrumen deposito berjangka dan sertifikat deposito terus mengalami penurunan hingga 10,17% per April 2016. Sebaliknya, porsi investasi pada surat berharga negara (SBN) meningkat hingga 60,87%.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait statistik asuransi per April 2016 menunjukkan nilai total investasi industri mencapai Rp58,52 triliun. Realisasi itu turun 0,36% jika dibandingkan total investasi per Januari 2016, yakni sebesar Rp58,74 triliun.

Pada periode itu, penurunan nilai alokasi investasi terbesar terjadi pada instrumen deposito berjangka dan sertifikat deposito, dari Rp27,71 triliun pada Januari 2016 menjadi Rp24,89 triliun.

Sedangkan, nilai investasi SBN melonjak paling tinggi, yakni sebesar 60,87%, dari Rp2,63 triliun pada Januari 2016 menjadi Rp4,23 triliun.

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Julian Noor menilai peningkatan alokasi investasi SBN memang terkait dengan kewajiban pelaku industri yang tertuang dalam Peraturan OJK No. 1/2016 tentang Investasi Surat Berharga Negara bagi Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank.

Dalam regulasi itu, perusahaan asuransi umum diwajibkan memiliki SBN dalam portofolio investasi minimal 20% pada akhir 2017. Sementara, hingga 31 Desember 2016, alokasi investasi itu diberi batas minimal 10%.
Di sisi lain, Julian menilai penurunan alokasi investasi pada deposito berjangka dan sertifikat deposito masih wajar. Pasalnya, instrumen tersebut masih menjadi yang paling dominan dalam portofolio investasi industri.
Hingga April 2016, deposito berjangka dan sertifikat deposito mendominasi hingga 42,54% dari total nilai investasi. Sedangkan alokasi investasi pada instrumen lain masih terbilang kecil.

“Di asuransi umum, deposito menjadi portofolio yang dominan karena likuiditas dan return yang sesuai kebutuhan industri. Itu jadi pertimbangan selama ini,” jelasnya kepada Bisnis, Selasa (7/6/2016).
Julian menilai pengalihan alokasi investasi dari deposito kepada SBN juga dilakukan dengan menimbang potensi penurunan imbal hasil instrumen tersebut.

Dia menilai langkah pemerintah untuk menekan tingkat suku bunga deposito menjadi pemicunya.

askrida | Sumber : http://finansial.bisnis.com/read/20160607/215/555455/asuransi-umum-investasi-deposito-turun-1017-sbn-naik-6087