Asuransi yakin penuhi wajib SBN tahun ini

13 Jun 2016, 16:31

Rencana Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melonggarkan ketentuan investasi minimal di Surat Berharga Negara (SBN) jadi angin segar. Pelaku industri asuransi optimistis bisa memenuhi ketentuan itu akhir tahun ini.

Hendrisman Rahim, Ketua Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), menyatakan, kelonggaran itu akan memudahkan perusahaan asuransi mendekap obligasi pemerintah sesuai aturan main. Selama ini perusahaan asuransi jiwa sulit memenuhi investasi minimal di SBN sebesar 30% dari total dana kelolaan.

Sebab, tak mudah bagi perusahaan asuransi jiwa membeli SBN terutama di primary market. Mereka harus berebut dengan perusahaan sektor lain terutama perbankan. Belum lagi, harga SBN bisa lebih mahal dengan yield yang cenderung lebih rendah.

Pasokan minim

Sekadar mengingatkan, OJK pekan lalu merilis Rancangan Peraturan OJK yang isinya mengurangi porsi investasi minimum pada SBN di industri keuangan non bank sebesar 50%. Sebagai gantinya, pelaku industri boleh membeli obligasi yang diterbitkan BUMN sektor infrastruktur.

Meski begitu, Julian Noor, Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), bilang, pasokan obligasi perusahaan pelat merah masih kurang mencukupi permintaan para pelaku industri keuangan bukan bank.

askrida | Sumber : keuangan.kontan.co.id/news/asuransi-yakin-penuhi-wajib-sbn-tahun-ini