Berisiko tinggi, asuransi untuk perusahaan tekstil libatkan beberapa penanggung

Berisiko tinggi, asuransi untuk perusahaan tekstil libatkan beberapa penanggung

19 Aug 2019, 16:25
Berisiko tinggi, asuransi untuk perusahaan tekstil libatkan beberapa penanggung

Pengoperasian perusahaan tekstil rentan akan risiko kebakaran. Untuk menghindari hal tersebut, pelaku usaha tekstil menggunakan produk asuransi kerugian guna menjaga persediaan bahan baku dan mesin di pabrik.

Namun meng-cover perusahaan tektil tidak kecil. Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Dody A.S. Dalimunthe mengungkapkan untuk meng-cover perusahaan tekstil biasanya menggunakan skema koasuransi atau pertanggungan asuransi di-cover oleh lebih dari satu penanggung.

“Biasanya kalau tekstil tidak bisa sendiri, tapi koasuransi. Teknisnya polis yang diterbitkan oleh leader koasuransi, namun semua pemberi koasuransi bertanggung jawab sesuai bagiannya masing-masing,” kata Dody.

Karena jumlah di-cover besar, biasanya asuransi yang dilibatkan masih satu grup dengan kreditur perusahaan tekstil. Misalnya saja, perbankan yang punya perusahaan asuransi.

Meski demikian tidak semua okupasi tekstil menggunakan koasuransi karena ada yang di-cover oleh satu penanggung. Namun dengan tipikal pertanggungan berisiko tinggi seperti tekstil, penggunaan koasuransi sebagai cara memitigasi dan penyebaran risiko.

Untuk besaran yang ditanggung asuransi, tergantung dari prioritas penanggung mulai dari profil risiko yang di-cover dan risk appetite para penanggung.

Sumber : keuangan.kontan.co.id/news/berisiko-tinggi-asuransi-untuk-perusahaan-tekstil-libatkan-beberapa-penanggung