Bila berkendara dan terjebak di tengah huru-hara

Bila berkendara dan terjebak di tengah huru-hara

11 Oct 2019, 09:45
Bila berkendara dan terjebak di tengah huru-hara

Aksi huru-hara kembali terjadi di Jakarta. Pemicunya, para demonstran menuntut penolakan Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dan Rancangan Undang-undang Komisi Tindak Pindana Korupsi (UU KPK) di Jalan Gatot Subroto, Jakarta.

Melihat titik demonstrasi yang terletak di Gatot Subroto, kawasan tersebut merupakan jalur sibuk kendaraan bermotor berkat perkantoran yang terletak di seputaran pusat Jakarta tersebut. Artinya, akses jalan bagi pekerja yang setiap hari melintasi kawasan Gatot Subroto dapat terganggu dan menimbulkan keresahan.

Tak henti disitu, demo massa juga berlangsung Senin (30/9/2019) di Jalan Gatot Subroto depan gedung DPR. Bahkan, Polda harus melakukan antisipasi rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan dengan menggunakan movable concrete barrier (MCB) atau beton pembatas, security barrier/ kawat berduri, dan water barrier. Rekayasa lalu lintas di sekitar Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, dilakukan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Tersebab hal itu, sebelum Anda terjebak di tengah kerumunan huru-hara saat mengendarai mobil pribadi, ada beberapa hal yang bisa dipersiapkan sebelum berangkat menuju tempat kerja untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan sebagai berikut.

Pantau media sosial

Bila Anda tidak mengetahui informasi seputar demonstrasi atau mungkin huru-hara yang terjadi di Jakarta dan terlanjur sudah di tengah perjalanan, segera pantau media sosial untuk mengetahui perkembangan aksi demonstrasi.

Anda bisa melihat akun-akun resmi milik kepolisian, dinas pemerintahan, atau lembaga masyarakat yang memantau jalannya demonstrasi. Dengan demikian, Anda bisa mengawasi dan menghindari kawasan huru-hara yang di dalamnya terjadi kericuhan.

Mencari jalur alternatif

Aktifkan peta digital yang kini sudah disematkan pada seluruh ponsel pintar. Anda bisa memilih rute-rute alternatif yang tidak dilalui para pengunjuk rasa.

Tak hanya menghindari demonstran, pastikan jalur yang hendak Anda lalui tidak mengalami kemacetan parah untuk menghindari pergerakan massa yang tiba-tiba berubah arah.

Memarkirkan mobil di area publik

Bila posisi Anda sudah mendekati kerumunan para demonstran, hal terbaik yang bisa dilakukan adalah mencari area parkir publik sebelum terjadi kejadian yang tak diinginkan. Ada beberapa tempat parkir publik yang bisa menjadi tempat penitipan mobil, seperti rumah sakit, perkantoran, atau tempat perbelanjaan.

Dengan mengamankan mobil Anda di area publik, setidaknya dapat menghindari aksi oknum yang menimbulkan kerusakan.

Pastikan sudah melakukan perluasan asuransi kendaraan

Langkah terakhir yang bisa memberikan kenyamanan pengemudi menuju lokasi kerja saat terjadi huru-hara adalah dengan mengasuransikan mobil kesayangan. Pasalnya, di tengah ribuan demonstran yang turun ke jalan, ada sejumlah oknum yang kerap menyelinap di tengah kerumunan dan melakukan vandalisme.

Bagi Anda yang mengandalkan mobil pribadi sebagai transportasi harian, sebaiknya mengasuransikan kendaraan dengan perlindungan komprehensif.

Perlindungan komprehensif menjamin risiko terhadap kerugian/ kerusakan sebagian maupun total akibat risiko yang dijamin dalam Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia. Sementara, usia maksimal kendaraan yang bisa mendapatkan perlindungan komprehensif adalah 9 tahun.

Selain itu, agar perlindungan terhadap mobil lebih optimal, Anda bisa menambahkan perluasan jaminan dalam polis asuransi berupa strike, riot, civil commotion (pemogokan, kerusuhan, huru hara).

Perluasan tersebut dapat melindungi mobil dari kerugian dan atau kerusakan secara langsung yang disebabkan oleh kerusuhan, pemogokan, penghalangan bekerja, tawuran, huru-hara, pembangkitan rakyat tanpa penggunaan senjata api, revolusi tanpa penggunaan senjata api, dan atau pencegahan wajar terhadap risiko yang disebutkan sebelumnya.

Sumber : beritagar.id/artikel/otogen/bila-berkendara-dan-terjebak-di-tengah-huru-hara