Cara Mengklaim Asuransi Tertimpa Pohon & Kecelakaan di Jalan

05 Dec 2016, 10:25

Ancaman banjir, jalan berlubang, dan pohon-pohon tumbang bisa menghinggapi siapa saja termasuk bagi mereka yang tinggal di ibukota saat musim hujan. Untuk mereka yang mengalaminya, pastinya jadi pengalaman tak menyenangkan karena mengorbankan materi, seperti kendaraan yang tertimpa pohon di kala hujan dan angin kencang.

Pohon tumbang misalnya, baru seminggu lalu sebanyak 33 pohon tumbang terjadi di wilayah Jakarta Timur saja. Musibah itu sudah membuat lima mobil dan dua rumah warga rusak karena tertimpa pohon. Kerugian yang ditaksir akibat tumbangnya pohon tersebut diperkirakan mencapai Rp3 miliar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Berkaitan dengan musibah ini, tidak banyak yang mengetahui bahwa korban yang apes dari kejatuhan pohon dapat mengklaim ganti rugi kepada Pemprov DKI Jakarta. Berdasar Peraturan Gubernur No 232 tahun 2014 tentang Organisasi perangkat daerah, disebutkan Pemprov DKI Jakarta secara khusus menyiapkan anggaran pada Dinas Pertamanan dan Pemakaman untuk santunan pohon tumbang bagi warga.

Hanya saja, harus dibedakan pengertian pohon tumbang haruslah pada ruang terbuka hijau. Dalam Pasal 1 angka 31 UU No 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang disebutkan ruang terbuka hijau adalah area memanjang/jalur dan/atau mengelompok yang penggunaannya lebih bersifat terbuka, tempat tumbuh tanaman, baik yang tumbuh secara alamiah ataupun sengaja ditanam.

“Jadi, harus berada dalam wilayah Dinas Pertamanan Kota ya, bukan wilayah privat,” tegas Budi Wibowo, Kepala Bidang Jalur Hijau Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta kepada tirto.id.

Syarat pengurusannya relatif mudah, warga yang merasa menjadi korban cukup hanya membawa sejumlah persyaratan ke kantor Dinas Pertamanan di Jalan KS Tubun, Tanah Abang, Jakarta Pusat dan nantinya Dinas Pertamanan akan mengurus pencairan santunan.

Situs resmi Pemprov DKI Jakarta menjelaskan syarat-syarat yang harus dipenuhi antara lain foto visual kejadian, surat keterangan dari pihak kepolisian, fotokopi KTP, surat kuasa dibubuhi materai dan foto kopi KTP. Sementara itu, untuk santunan kendaraan dapat menambahkan syarat berupa fotokopi STNK atau BPKB, surat pernyataan bahwa kendaraan yang tertimpa pohon tumbang tidak diasuransikan dibubuhi materai, dan estimasi biaya bengkel.

Untuk kerusakan pada bangunan harus ditambah surat keterangan dari RT/ RW dan Kelurahan dan untuk korban jiwa dengan lampiran tambahan surat kematian atau visum dari rumah sakit serta surat keterangan dari RT/RW dan Kelurahan, apabila korban sampai meninggal dunia serta surat keterangan rekam medis dari dokter atau pihak rumah sakit, bagi korban rawat jalan atau rawat inap.

Santunan yang dapat diterima besarnya maksimal Rp15 juta untuk semua jenis kerusakan. Jumlah ini baru direncanakan bertambah di tahun depan sebesar Rp50 juta, namun hanya untuk santunan kematian. “Setelahnya akan ada pengecekan dari pihak asuransi, tidak sampai sebulan santunan cair,” kata Budi.

Pada tahun ini, Pemprov DKI Jakarta telah meneken anggaran sebesar Rp620 juta. Jumlah tersebut, sebanyak Rp250 juta telah dikucurkan untuk menyantuni sebanyak 28 kendaraan bermotor, 5 bangunan, 2 orang luka fisik, dan 1 orang meninggal dunia.

“Santunan ini sudah kita jalankan kira-kira 7 tahunan, setiap tahun kisaran yang klaim ya berkisar itu, kendaraan bermotor sekitar 20-an, bangunan dan luka fisik di bawah 10, meninggal dunia jarang,” ungkap Yunitya Sari, Seksi Kerjasama dan Kemitraan Dinas Pertamanan dan Pemakaman kepada tirto.id.

Guna mengamankan pohon-pohon yang sudah tak kuat menyangga beban, Dinas Pertamanan DKI Jakarta telah mengerahkan 170 personel untuk bersiaga dan berpatroli menghalau kemungkinan ada pohon yang harus segera ditebang sebelum memakan korban. Para personel tersebut disiagakan sebanyak 33 orang di dinas, 45 orang di kawasan timur, 30 orang di selatan, 22 orang di barat, 26 orang di pusat, dan 14 orang di utara.

“Kita menerima surat yang masuk, nanti kita lihat sebelum eksekusi kalau ada pohon kurang sehat langsung kita eksekusi,” ujarnya.

askrida | Sumber : tirto.id/cara-mengklaim-asuransi-tertimpa-pohon-amp-kecelakaan-di-jalan-b5uB