DIRE Masuk Radar Investasi Dapen dan Asuransi

14 Dec 2015, 10:00

Jakarta – Kalangan investor terutama dana pensiun (dapen) dan perusahaan asuransi sangat menanti penerbitan Kontrak Investasi Kolektif (KIK) Dana Investasi Real Estate (DIRE) oleh emiten properti.

Direktur Utama PT Mandiri Manajemen Investasi (MMI) Muhammad Hanif mengatakan, persoalan perpajakan KIK DIRE harus segera diselesaikan, karena sangat ditunggu investor.

“Yang akan sangat menikmati produk ini adalah dapen dan asuransi, karena mereka membutuhkan instrumen investasi,” kata Hanif di Jakarta, Senin (14/12). Dia menegaskan, selama ini, instrumen investasi yang dapat digunakan oleh dapen dan asuransi masih terbatas.

Seperti diberitakan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Keuangan tengah berdiskusi terkait skema perpajakan real estate investment trust (REIT) atau Kontrak Investasi Kolektif (KIK) Dana Investasi Real Estate (DIRE). OJK berharap Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang mengatur perpajakan KIK DIRE segera direvisi, sehingga lebih kompetitif dibandingkan negara lain.

Kepala Pengawas Pasar Modal II OJK Fahri Hilmi mengungkapkan, OJK dan Kemenkeu tengah mendiskusikan peraturan perpajakan itu agar lebih kondusif. Menurut dia, masih ada yang perlu diperbaiki dari PMK nomor 200 tentang perpajakan KIK DIRE. “Masih ada beberapa pasal yang belum kondusif,” tuturnya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, kemungkinan besar PMK perpajakan KIK DIRE akan direvisi untuk mengakomodasi pelaku pasar. Saat ini diskusi terkait peraturan tersebut masih berlangsung,. Fahri tidak dapat memastikan waktu tuntasnya pembahasan itu.

Fahri menuturkan, saat ini terdapat beberapa perusahaan yang tertarik untuk menerbitkan KIK DIRE. Menurut dia, potensi KIK DIRE di Indonesia masih sangat besar.

Bahkan, beberapa proyek properti di Indonesia telah menjadi underlying asset KIK DIRE di Singapura. Menurut Fahri, nilai KIK DIRE di Singapura yang proyeknya ada di Indonesia mencapai Rp 30 triliun.

 Investor Daily

Muhammad Rausyan Fikry/MHD

Sumber: http://www.beritasatu.com/investasi-portofolio/331404-dire-masuk-radar-investasi-dapen-dan-asuransi.html