Dorong UMKM Berdaya Saing, AAUI Bidik Tiga Langkah

16 Mar 2016, 08:25

Metrotvnews.com, Jakarta: Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mengakui, resiko bisnis saat ini cukup besar mengingat persaingan semakin ketat. Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menjadi usaha yang paling rentan mengalami kebangkrutan di tengah perdagangan bebas.

 

Sayangnya para perusahaan asuransi masih enggan menggandeng UMKM dalam meminimalkan resiko bisnis. Ini karena jumlah agen-agen asuransi terbatas sehingga sulit melakukan ekspansi terhadap UMKM yang berada di daerah

Ketua Umum AAUI Yasril Y Rasyid mengatakan, untuk mendorong UMKM berdaya saing, pihaknya menyiapkan tiga langkah. Pertama, sebut dia, adalah memperluas jaringan dengan menciptakan banyak agen-agen yang menyasar pada UMKM.

“Agen kita bagi jadi tiga yakni, basic, intermediate, dan advance. Agen basic adalah agen yang menyasar pada UMKM dengan produk-produk sederhana dengan cara yang lebih mudah,” ujar Yasril kepada Metrotvnews.com, di kantor AAUI, Gedung Permata Kunning, Jalan Kuningan Mulia Kav 9C, Guntur, Jakarta Selatan, Selasa (1/3/2016).

Sementara kedua adalah dengan menyiapkan produk-produk asuransi mikro seperti berhenti usaha, temoat usaha, kecelakaan diri, dan lain sebagainya. Produk mikro, kata dia, prinsipnya SMES yang berarti Sederhana, Mudah, Ekonomis, dan Segera.

“Ketiga adalah kita member kemudahan dalam mengakses produk itu. Jadi nanti pembeli produk asuransinya itu mudah menggunakan online seperti branchless banking. Itu yang kita kejar untuk meningkatkan premi di UMKM,” pungkas Yasril

 

Sumber: m.metrotvnews.com/read/2016/03/01/492324