Fintech Memberi Pengalaman Asuransi yang Berbeda

16 Jun 2017, 14:20

Jasa keuangan berbasis teknologi informasi atau financial technology (fintech) juga merambah dunia perasuransian. Saat ini banyak perusahaan asuransi di tanah air yang memanfaatkan fintech untuk mengembangkan bisnisnya.

Bahkan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menganggap fintech merupakan salah satu pemecah es (ice breaker) yang signifikan bagi industri asuransi untuk menembus masyarakat hingga ke lapisan paling bawah.

"Fintech menjadi salah satu hantaran bagi asuransi untuk maju. Sebab, fintech memanfaatkan teknologi telekomunikasi dan memiliki basis data yang besar," kata Dumoly Freddy Pardede, Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan NonBank (IKNB) II OJK.

Menurut Nicolaus Prawiro, Wakil Direktur Utama salah satu perusahaan proteksi di Indonesia, bahwa salah satu pendorong perusahaan asuransi mengadopsi fintech adalah generasi millenial yang mulai mendominasi pasar. "Dan, merekalah identik dengan digitalisasi. Itu jadi peluang dalam pengembangan fintech pada perusahaan asuransi," ujarnya.

Selain itu, pemanfaatan fintech bisa meningkatkan efisiensi perusahaan asuransi, baik belanja modal, infrastruktur, maupun biaya operasional lainnya.

Memang, Nico bilang, investasi fintech di awal sangat besar. Tapi, bila adopsi ini berjalan lancar, perusahaan asuransi bisa menghemat di banyak lini, mulai sumber daya manusia hingga infrastruktur.

Itu sebabnya, perusahaan terbuka dengan berbagai inovasi yang dilahirkan industri fintech. "Kami punya visi mengubah cara pandang masyarakat tentang asuransi. Untuk mewujudkannya, kami memiliki strategi, salah satunya digitalisasi, agar bisa memberi pengalaman asuransi berbeda bagi masyarakat," kata dia.

Sumber : keuangan.kontan.co.id/news/memberi-pengalaman-asuransi-yang-berbeda