Imbas Pandemi Virus Corona, AAUI Sebut Industri Asuransi di Balikpapan

Imbas Pandemi Virus Corona, AAUI Sebut Industri Asuransi di Balikpapan

02 Apr 2020, 11:17
Imbas Pandemi Virus Corona, AAUI Sebut Industri Asuransi di Balikpapan

Perlambatan ekonomi akibat dampak dari penyebaran coronavirus dasiase atau covid-19 melibas seluruh lini. Termasuk asuransi di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Asosiasi Asuransi Umum Indonesia ( AAUI ) memprediksi pada kuartal I-2020 seluruh lini asuransi akan mengalami keterlambatan, hal itu dikarenakan adanya wabah corona yang masih belum mereda.

Ketua AAUI Balikpapan Arif Muktiyawan Permana menyebut premi asuransi yang ditargetkan tumbuh, nyatanya menurun signifikan di Balikpapan ini. Kondisi tersebut terjadi hampir di seluruh kota besar di Indonesia. "Asuransi terkait dengan bisnis yang mekanismenya jalan terus, sama bermain dengan lembaga pembiayaan bank, situasinya mungkin sama seperti di pusat dan kota-kota besar lain," ujarnya saat dihubungi, Selasa (31/3/2020).

Pandemi corona turut memberikan dampak terhadap asuransi. Secara umum, dampak yang dirasakan asuransi adalah potensi keterlambatan pembayaran premi oleh tertanggung. Secara otomatis akan menyumbat industri asuransi. Tersendatnya cash flow tertanggung akibat melemahnya pendapatan usaha akibat penurunan aktivitas ekonomi juga bisa menjadi pemicunya.

Dampak penurunan sektor asuransi akibat pandemi ini, kata Arif, secara keseluruhan mencapai 50 persen.
"Jika di luar sana sedang low, pencairan ke nasabah saat ini pilih-pilih, otomatis bisnis asuransi akan sepi juga," tambahnya.

Secara resmi, sesuai edaran Walikota Balikpapan meminta masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar rumah, hingga melakukan penutupan ruas jalan utama sementara. Kondisi tersebut membuat AAUI juga melakukan Work From Home (WFH). Bahkan ada beberapa asuransi yang berhenti beroperasi sementara.
Sumber : kaltim.tribunnews.com/2020/03/31/imbas-pandemi-virus-corona-aaui-sebut-industri-asuransi-di-balikpapan-menurun-hingga-50-persen