Indonesia Usulkan Asuransi Terumbu Karang(2)

07 Nov 2018, 13:13

Kebijakan Keuangan

Dalam kesempatan itu juga terdapat inisiasi mengenai pembuatan Taman Terumbu Karang Nusa Dua dan diskusi mengenai kebijakan keuangan untuk melindungi lingkungan hidup. Menko Kemaritiman Luhut Panjaitan menambahkan kegiatan itu menunjukkan komitmen Pemerintah Indonesia untuk melestarikan lingkungan, terutama di laut.

Saat ini, area Nusa Dua merupakan bagian dari coral triangle. Dengan demikian, terumbu karang di kawasan ini bukan hanya merupakan tempat tinggal bagi biota laut, namun juga sumber protein yang besar.

"Ini tidak hanya bicara pertemuan tahunan tetapi kami juga ada kontribusi konkret," kata Luhut yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Nasional Pertemuan Tahunan IMF dan Bank Dunia di Bali.

Ia menambahkan, areal seluas 242 hektare menjadi program berkelanjutan dalam melakukan perbaikan ekosistem terumbu karang di Tanah Air. “Yang ramai dibicarakan saat ini bagaimana pemerintah dan masyarakat dapat mengalihkan risiko kepada pihak ketiga untuk melindungi lingkungan laut. Yang artinya, mengasuransikan wilayah laut kita. Sekitar 95% lautan dunia belum dieksplorasi,” tutur Luhut.

Sementara itu, Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, kehidupan manusia tergantung kepada alam termasuk terumbu karang. Untuk itu upaya konservasi memerlukan ekosistem bersama untuk meningkatkan dan memperkuat kepedulian kepada alam.

"Kecintaan terhadap kehidupan itu perlu suatu ekosistem dan ekosistem itu perlu kami lakukan bersama. Ini wujud nyata di tengah kegiatan IMF-Bank Dunia, kami galang solidaritas," ucapnya.

Pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia akan dihadiri sekitar 34 ribu orang dari 189 negara mulai dari menteri keuangan, gubernur bank sentral, investor, dan 23 kepala negara. Selain itu sebanyak 23 kepala negara, termasuk 10 di antaranya pemimpin ASEAN juga turut hadir dalam pertemuan tersebut. (Faisal Rachman)

Sumber : validnews.id/Indonesia-Usulkan-Asuransi-Terumbu-Karang-Hse