Industri Asuransi Umum Masih Berpeluang Tumbuh 20%

08 Mar 2016, 08:15

Jakarta – Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) memprediksi premi bruto industri masih memiliki peluang untuk tumbuh kisaran 15-20% sepanjang tahun ini. Hingga akhir tahun 2015, premi bruto industri asuransi umum mencapai Rp 58,9 triliun, naik 6,7% dibanding periode sama pada 2014 yang sebesar Rp 55,2 triliun.

Ketua Umum AAUI Yasril Y Rasyid mengatakan, pencapaian industri yang hanya menyentuh 6,7% di luar ekspetasi. Pasalnya, pada kuartal III-2015 premi bruto industri asuransi umum masih tumbuh sekitar 10%. Namun, ia optimisitis, industri asuransi umum dapat meraih kenaikan premi double digit jika sejumlah asumsi yang diperhitungkan tercapai.

Misalnya, jelas Yasril, dari sisi perekonomian Indonesia lebih baik dan inflasi tetap rendah. "Kemudian, proyek infrastruktur pemerintah cepat berjalan, sehingga berdampak kepada asuransi enginering maupun penjaminan. Di samping itu, premi bruto asuransi umum juga berpeluang naik dengan keberadaan program KUR (kredit usaha rakyat) yang ditargetkan mencapai Rp 100-120 triliun pada 2016," ujar dia di sela konferensi pers AAUI di Jakarta, Selasa (1/3).

Lebih lanjut, Yasril menambahkan, tahun ini pun akan meluncur satelit milik PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI). Jika industri asuransi umum dapat menangkap supply sekitar 20% dari nilai harga satelit tentu cukup besar potensi penambahan untuk premi bruto. Adapun, sebelumnya Direktur Utama BRI Asmawi Syam mengungkapkan, total belanja modal yang perseroan keluarkan mencapai sekitar US$ 200 juta untuk pengadaan satelit BRIsat.

 

Sumber: http://www.beritasatu.com/ekonomi/352376-industri-asuransi-umum-masih-berpeluang-tumbuh-20.html