Ini Cara Klaim Asuransi Kebakaran Rumah Anda

13 Sep 2016, 08:08

Asuransi untuk properti, terutama asuransi kebakaran rumah anda memang penting. Demi menjaga kenyamanan serta keamanan anggota keluarga Anda yang tinggal di dalamnya. Terlebih lagi asuransi kebakaran mampu menjaga aset berharga rumah anda, bukan hanya propertinya saja. Kalau memang sewaktu-waktu terjadi hal yang benar-benar tidak anda harapkan, asuransi kebakaran rumah sangat bermanfaat selain melindungi rumah anda, aset atau pun harta benda yang ada di dalamnya akan mendapat perlindungan dengan adanya asuransi tersebut.

Adapun proses klaim asuransi kebakaran terbaik sesuai dengan penandatanganan perjanjian di awal, kalau memang tidak ada dalam perjanjian polis, pihak asuransi tidak akan menjamin ganti rugi terhadap sesuatu yang tidak dijamin sesuai dengan perjanjian di awal pada polis.

Merujuk pada  azas indemnity, asuransi hanya bisa memposisikan kembali tertanggung yang sudah alami musibah pada keadaan finansial sesaat sebelum terjadinya kebakaran tersebut. Sampai, terkait dengan klaim berikut panduan untuk menjalankan cara klaim asuransi kebakaran yang bisa anda pelajari. Jadi nasabah tidak diperbolehkan mencari atau mendapat keuntungan dari klaim asuransi.

Berikut prosedur pengajuan klaim asuransi kebakaran rumah yang perlu anda ketahui:

1. Lapor pada penanggung ( Perusahaan Asuransi )
nasabah harus segera melaporkan pada pihak penanggung mengenai kejadian atau musibah yang dialami kemudian selanjutnya memberi keterangan tertulis tentang kronologis kejadian yang sebenarnya.

2. Penelitian klaim

Apabila validitas polis sudah terkonfirmasi, selanjutnya nasabah akan melakukan pemeriksaan atau penelitian di lapangan untuk mengetahui:
1.Apa penyebab terjadinya kebakaran/kerusakan
2. Dimana tempat terjadinya kebakaran/kerusakan
3. Jumlah kerugian yang anda alami 
4. Jumlah harga dari bangunan/barang/mesin yang tidak terbakar/rusak 
5. Jika Anda kebetulan berada di tempat kejadian, maka Anda wajib:

  • Menyelamatkan dan menjaga harta benda yang diasuransikan atau kepentingan yang dipertanggungkan, serta memperbolehkan orang lain menyelamatkan dan menjaga harta benda atau pun aset berharga Anda lainnya.
  • Memberi bantuan secara sepenuhnya pada pihak asuransi atau wakilnya atau pihak lain yang sudah ditunjuknya untuk melakukan penelitian atas kerugian anda. 
  • Menjaga harta benda dan atau kepentingan yang dipertanggungkan yang masih memiliki nilai.

3. Penunjukan Loss Adjuster

Dari hasil penelitian akan terlihat, apakah klaim merupakan kasus sederhana atau rumit. Jika sederhana, maka klaim akan ditangani sendiri oleh perusahaan asuransi, tapi jika rumit atau jumlahnya sangat besar atau penanganan klaim akan memakan waktu lama, maka claim assessment diserahkan kepada Loss Adjuster yang ditunjuk oleh asuransi dengan pemberitahuan kepada nasabah.

Baik untuk kasus klaim yang ditangani sendiri ataupun oleh Loss Adjuster, tertanggung harus tetap menyediakan surat-surat pendukung klaim. Tahap selanjutnya adalah perusahaan harus mengetahui laporan dari Loss Adjuster.

4. Penyampaian

Dari proses penanganan klaim baik oleh pihak asuransi sendiri ataupun Loss Adjuster, akan diketahui validitas klaim. Dalam hal klaim dianggap valid, penanggung akan memberi informasi pada tertanggung berapa jumlah ganti rugi yang dibayar atau yang menjadi tanggung jawab pihak asuransi. Tapi jika klaim dinyatain invalid, maka pihak asuransi akan memberitahukan kepada nasabah bahwa klaim ditolak disertai alasannya.

5. Penyelesaian

Setelah mendapat kesepakatan mengenai biaya ganti rugi, pihak penanggung akan mempersiapkan semua pembayaran klaim. Pihak perusahaan yang memiliki produk asuransi kebakaran akan melaksanakan pembayaran ganti rugi selambat-lambatnya sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan.

askrida | Sumber : warungkopi.okezone.com