Integrasi Pasar Asuransi, Indonesia Jadi Kunci

16 Nov 2016, 14:02

Indonesia dinilai menjadi negara paling strategis dalam integrasi pada asuransi di kawasan Asia Tenggara. Evelina Pietruschka, Sekretaris Jenderal Asean Insurance Council (AIC), menjelaskan Indonesia akan memainkan peran kunci dalam pelaksanaan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), termasuk integrasi pasar asuransi.

Indonesia, jelasnya, berkontribusi besar pada total premi industri asuransi di kawasan Asia Tenggara yang pada 2015 mencapai US $65 miliar. “Mengingat kontribusinya terhadap asuransi Asean yang mencapai 40%," ungkapnya.

Evelina menjelaskan terdapat lebih dari 500 perusahaan di industri asuransi di Asia Tenggara dengan realisasi premi bertumbuh dua kali lipat sejak 2009-2014. Pertumbuhan itu, jelasnya, terjadi di tengah tingkat penetrasi yang terbilang rendah, yaitu hanya 3,5%. Karena itu, pihaknya meyakini industri asuransi di Asia Tenggara akan mampu tumbuh pesar jika integrasi pasar di kawasan regional bisa terwujud bersama implementasi MEA.

Apalagi, liberalisasi pasar ini juga diyakini akan menekan harga premi sehingga semakin terjangkau bagi seluruh masyarakat. “Agar industri asuransi bisa berkembang dan bisa memberikan kontribusi lebih kepada perekonomian , pasar tunggal asuransi harus terwujud,” ujarnya.

Evelina menjelaskan upaya integrasi pasar ini tidak mudah meskipun tujuh negara telah menyetujuinya. Pihaknya berharap pelaku industri dan regulator di setiap negara perlu mendorong proses liberalisasi tersebut.

askrida | Sumber : finansial.bisnis.com/read/20161109/215/600500/integrasi-pasar-asuransi-indonesia-jadi-kunci