Karena 'Hari Jelek', Menteri Pertanian Beri Asuransi Kepada Petani Wajo

02 May 2016, 08:21

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Munculnya keluhanan petani di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan terkait 'hari jelek' yang membuat petani selalu gagal panen ditanggapi Menteri Pertanian dengan memberikan asuransi.

Hal tersebut disampaikan Amran saat menghadiri Seminar Nasional Tata Kelola Perberasan Nasional yang digelar Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia Sulsel (PISPI), di Baruga Lappo Ase Kantorr Divre Bulog Sulsel Jl AP Pettarani, Makassar, Kamis (28/4/16).

Menteri Andi Amran Sulaiman mengatakan asuransi ini khusus diberikan kepada petani di Kabupaten Wajo yang selalu ada hari jeleknya.

"Kita beri asuransi hari jelek untuk petani, khusus di Wajo yang selalu ada hari jeleknya, katanya tanam padi hari jelek selalu gagal, jadi kita asuransikan," kata Amran Sulaiman.

Hari jelek di kalangan petani adalah masa di mana seorang petani ketika bercocok tanam, hasilnya tidak memuaskan atau gagal karena musim yang dianggap tak cocok.

Tak hanya hari jelek, Asuransi juga diberlakukan bagi mereka yang terkena bencana alam seperti banjir ataupun serangan hama.

"Mekanismenya itu petani mendaftar dulu ke Dinas Pertanian, dan asuransi akan diberikan kalau panennya gagal. Saya sudah perintahkan kepada petugas asuransi, tidak boleh lebih dari satu minggu cair," kata Amran.

Ia melanjutkan, Asuransi yang disediakan pemerintah hanya untuk satu juta hektare saja.
"Asuransi yang disediakan itu untuk satu juta hektar, kan kelewatan juga kalau gagal panennya hingga satu juta hektare," kata Amran.

Askrida | Sumber :  http://www.tribunnews.com/regional/2016/04/28/karena-hari-jelek-menteri-pertanian-beri-asuransi-kepada-petani-wajo