Kenalan Dulu Dengan Asuransi Banjir untuk Rumah, Ketimbang Kena Zonk

24 Feb 2017, 08:41

Buat warga Jakarta dan daerah lain yang sering disapa banjir, musim hujan adalah mimpi buruk. Biarpun rumah gak pernah kena banjir, rasa waswas bakal kebanjiran selalu ada. Hujan sebentar saja, jalan depan rumah udah tergenang. Hujan seharian, blep…blep…blep…

Mau mengandalkan usaha pemerintah buat ngatasi banjir, kok ragu. Mau pindah, kok udah telanjur nyaman tinggal di rumah. Ketika menghadapi situasi kayak gini, solusi yang bisa diterapkan adalah asuransi rumah banjir.

Asuransi banjir melindungi rumah dari risiko banjir. Jadi, pas rumah kebanjiran, bisa deh klaim asuransi.

Wah, enak dong, bisa langsung klaim begitu kebanjiran? Kalau kamu termasuk yang berpikiran kayak gitu, siap-siap kena zonk!

Proses asuransi banjir untuk rumah gak sesimpel itu. Ada syarat dan ketentuan yang wajib ditaati.

Apa Itu Asuransi Banjir

Asuransi banjir untuk rumah gak berdiri sendiri sebagai produk asuransi. Jenis asuransi ini menempel pada produk lain, yaitu asuransi properti.

Asuransi banjir menjadi jaminan perluasan dari asuransi properti tersebut. Dengan kata lain, ada biaya tambahan untuk mendapatkan perlindungan ini.

Karena menginduk pada asuransi utama, masa berlakunya sama dengan asuransi tersebut. Misalnya kita ikut asuransi properti untuk 1 tahun ke depan dengan jaminan perluasan asuransi banjir.

Berarti klaim banjir bisa dilakukan dalam rentang 1 tahun tersebut. Di luar itu, daa-daa bye-bye.

Yang boleh ikut asuransi ini semua warga yang mendiami properti, bisa pemilik bisa penyewa. Rumah tapak ataupun apartemen/rumah susun bisa diasuransikan.

Cara Daftar

Untuk mendaftarkan rumah agar mendapat proteksi dari ancaman banjir, kita perlu ikut asuransi properti dulu. Setelah itu, baru ikut asuransi banjir.

Jadi, jangan harap begitu ikut asuransi properti langsung dapet fasilitas proteksi banjir. Bahkan kita perlu membayar premi lebih besar kalau ikut asuransi properti plus banjir.

Karena itu, ketika mendaftar, tanyakan besar preminya. Dulu memang banjir termasuk risiko dalam polis standar asuransi. Tapi, karena semakin banyak dan sering wilayah yang terkena banjir, polis ini dikecualikan.

Kita harus meneliti dulu polis standar asuransi properti yang kita kehendaki. Apakah banjir dikecualikan atau tidak, terus gimana syaratnya agar bisa dapat proteksi ini.

Syarat dan Ketentuan

Syarat dan ketentuan asuransi banjir untuk rumah di tiap perusahaan asuransi pastinya berbeda. Tapi, ada beberapa kesamaan.

Salah satunya, dalam penetapan tarif. Tarif asuransi properti biasanya ditetapkan berdasarkan jumlah nilai pertanggungan (JNP). JNP adalah nilai total aset yang diasuransikan.

Yang juga sama adalah pembagian zona untuk menentukan tarif. Menurut Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 21/SEOJK.05/2015, ada perbedaan tarif menurut zona.

Zona 1: DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten

Zona 2: Di luar DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten

Tarif zona 1 umumnya lebih besar ketimbang zona 2. Selain itu, ada pengaturan soal ketinggian banjir yang dibedakan menjadi 4 zona, yaitu:

  • Low (ketinggian kurang dari atau sama dengan 30 cm)
  • Moderate (ketinggian antara 30 dan 60 cm)
  • High (ketinggian antara 60 dan 100 cm)
  • Very high  (ketinggian lebih dari 100 cm)

Aturan tentang klaim asuransi banjir juga mesti diperhatikan. Biasanya saat akan ikut asuransi kita akan mendapat penjelasan dari agen asuransi itu. Jangan sampai luput memperhatikan.

Umumnya yang harus disiapkan untuk klaim asuransi banjir untuk rumah adalah:

  • Polis asuransi
  • Fotokopi KTP
  • Berita acara banjir dari kelurahan/kepolisian setempat
  • Daftar barang dan perkiraan harganya

Untuk menghindari klaim ditolak, sebaiknya foto barang-barang di rumah dan kondisinya sebagai jaga-jaga. Sebab ketika banjir udah melanda, bisa jadi barang-barang berantakan dan bahkan hilang.

Namun khusus polis, jika hilang, gak perlu khawatir klaim ditolak. Tinggal hubungi saja perusahaan asuransi. Data kita udah ada di sana.

Jika kita termasuk warga yang tinggal di kawasan rawan banjir atau dekat dengan lokasi yang sering kebanjiran, asuransi banjir untuk rumah ini bisa jadi pilihan. Sebab, manfaatnya sangat menguntungkan.

Namun perlu diperhatikan pula besar preminya. Jika memang pas dengan kondisi keuangan, sambar saja. Yang penting, baca polis dengan teliti biar gak kena zonk.

Sumber:blog.duitpintar.com/kenalan-dulu-dengan-asuransi-banjir-untuk-rumah-ketimbang-kena-zonk