Kendaraan di Aceh Mesti Lebih Terjangkau

19 Feb 2018, 09:34

Kepala Tubuh Pengelolaan Keuangan Aceh, Jamaluddin SE MSi Ak meminta supaya biaya jual mobil dan sepeda motor baru di Aceh mesti lebih terjangkau dibanding di Sumut. Pasalnya, semenjak 15 Januari 2018, Pemerintah Aceh telah menurunkan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) baru di Aceh dari 13 persen menjadi sembilan persen atau lebih rendah dibanding di Sumut yang masih 10 persen dari kendaraan baru.

Jamaluddin menyampaikan masalah ini dalam sosialisasi penurunan tarif BBNKB baru di aula Tubuh Pengelolaan Keuangan Aceh, Banda Aceh, Rabu (17/1). Permintaan ini disampaikan kepada pihak diler mobil dan sepeda motor di Aceh, walau dalam sosialisasi kemarin hanya diikuti pihak diler di Banda Aceh.

Jamaluddin mencontohkan tingkat lebih terjangkau BBNKB baru di Aceh dibanding di Sumut. Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) salah satu merk kendaraan yang ada di Indonesia saat ini Rp 183 juta, sehingga tarif BBNKB sembilan persen yang mesti dibayar pihak perusahaan tersebut ke Kantor Samsat di Aceh Rp 16.470.000, ditambah Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) 1,lima persen (Rp 2.882.250) dan asuransi Rp 143.000, maka dari itu totalnya Rp 19.495.250.

“Selain itu whole yang mesti dibayar di Sumut untuk macam kendaraan yang sama, yakni merk dan keluaran yang sama di tahun 2017 ialah Rp 21.805.626 atau lebih terjangkau di Aceh Rp 2.310.376,” sebut Jamaluddin.

Dengan lebih murahnya kendaraan baru di Aceh dibanding di Sumut, maka dari itu kata Jamaluddin, kendaraan baru di Aceh nantinya semuanya telah berpelat daerah ini, yakni BL yang otomatis pajak setiap tahun nantinya juga dibayar di Aceh. Dahulu pihak diler mobil dan sepeda motor selalu beralasan tidak dapat bersaing biaya dengan di Sumut sebab tarif BBNKB di Aceh lebih tinggi dibanding di Sumut.

Dalam kesempatan yang sama, Kabag Regident Ditlantas Polda Aceh, AKBP Sukamata menyampaikan pihaknya sangat mendukung software Pemerintah Aceh ini. Dikarenakan itu, ia juga meminta pihak diler untuk melaporkan kepadanya, jikalau terkendala dalam pengurusan STNK dan BPKB supaya bisa diproses secepatnya sebab dengan penurunan tarif itu, maka dari itu pelayanan penerbitan STNK dan BPKB baru juga mesti dapat lebih cepet lagi dibanding sebelumnya.

Menanggapi masalah ini, dalam acara yang sama, Common Maneger Advertising Diler merk ternama di Indonesia, Saifullah intinya mereka berjanji mempertimbangkan biaya jual kendaraan baru di Aceh lebih terjangkau dibanding di Sumut, menyusul telah turunnya BBNKB baru di Aceh dari 13 persen menjadi sembilan persen atau lebih rendah 1 persen dibanding Sumut. (her)

Sumber : infomenarik-terbaru.com