Kepercayaan Nasabah Perlu Dijaga

Kepercayaan Nasabah Perlu Dijaga

05 Nov 2019, 14:36
Kepercayaan Nasabah Perlu Dijaga

Tingkat kepercayaan masyarakat menjadi syarat utama bagi pelaku industri asuransi untuk mengembangkan bisnis mereka secara berkesinambungan (sustainability) ke depan. Karenanya, keberadaan ahli pialang atau broker asuransi yang berkualitas dan bersertifikasi diharapkan dapat memperkuat kredibilitas produk-produk proteksi.

Ketua Umum Perkumpulan Ahli Manajemen Jaminan dan Asuransi Kesehatan Indonesia (Pamjaki), Rosa Christiana Ginting mengungkapkan orang yang bekerja di asuransi tidak mempunyai ilmu mengenai asuransi. Bahkan, lanjutnya, mereka mempunyai latar belakang pendidikan berbeda-beda.

“Untuk itu, Pamjati hadir dengan tujuan untuk mendidik pelaku-pelaku industri asuransi supaya paham dan supaya mereka belajar,” ujar Rosa di sela-sela seminar bertajuk Asuransi Kesehatan Global bagi Individu untuk Mendukung Keberlanjutan Layanan Kesehatan yang digelar di Jakarta, Rabu (23/10).

Rosa menjelaskan, melalui peningkatan kualitas tersebut, para pelaku industri asuransi diharapkan bisa merancang produk yang baik dan terjangkau atau affordable. Mereka, lanjutnya, jangan hanya mencari untung doang. “Kan pernah dengar, asuransi itu saat menawarkan janji-janji manis. Namun, begitu klaim, urusannya ribet,” ujarnya.

Menurut Rosa, kondisi itu yang harus menjadi instrospeksi bagi pelaku industri asuransi. Dia memperingatkan, jika kondisi tersebut berlangsung terus menerus, dikhawatirkan bisa menggerus kepercayaan nasabah. Dia menilai seminar ini merupakan bagian dari peningkatan pengetahuan bagi para broker.

“Kolaborasi ini memungkinkan kami mendukung APARI dalam menyediakan salah satu sesi edukasi terbaik untuk program Continous Professional Development yang mereka miliki. Akhirnya, dapat membantu meningkatkan inklusi asuransi,” papar Phil.

Data terbaru Otoritas Jasa Keuangan menunjukkan pemahaman masyarakat pada produk asuransi rendah, sekitar 11 persen dari total penduduk.

Proses Pelatihan

Sementara itu, Ketua Umum APARI Bambang Suseno menjelaskan, dalam seminar itu, kehadiran 120 pialang dari 90 perusahaan pialang asuransi dan pialang reasuransi di Indonesia juga sebagai bagian dari proses pelatihan dan sertifikasi yang harus mereka ikuti.

Pialang asuransi adalah lembaga profesi yang memberikan bantuan dan menjembatani antara pihak tertanggung dan penanggung.

Sumber:koran-jakarta.com/kepercayaan-nasabah-perlu-dijaga