Kesalahan Umum Kredit Motor

17 Oct 2018, 15:40

Memiliki kendaraan, khususnya motor bagi beberapa orang dapat dikatakan sebagai sebuah kebutuhan. Keberadaan motor dapat membantu meningkatkan mobilitas Anda.

Anda yang tinggal di kota-kota besar pasti sangat memahami bagaimana kemacetan yang biasa terjadi di jalanan. Khususnya pada saat hari kerja di jam berangkat dan pulang kerja.

Untuk melawan kemacetan ini, memiliki kendaraan pribadi dianggap dapat menjadi solusi, khususnya motor.

Ukuran motor yang kecil dan mudah selap-selip di jalanan dianggap lebih mampu untuk melawan macet sehingga waktu yang habis di perjalanan jadi tidak begitu banyak.

Saat Anda memutuskan untuk membeli motor, ada dua cara pembayaran yang bisa Anda pilih. Yaitu tunai atau kredit.

Biasanya, orang-orang lebih memilih sistem kredit sebagai cara pembayaran karena biaya yang dikeluarkan setiap bulannya akan terasa lebih ringan.

Namun, ada beberapa kesalahan umum yang biasa dilakukan oleh orang-orang saat membayar kredit motor, yaitu:

#1 Tidak Menghitung Keuangan Sendiri

Sebelum memutuskan untuk mengambil kredit motor, penting bagi Anda untuk mengetahui bagaimana kondisi keuangan Anda untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Secara umum, untuk bisa menghitung keuangan sendiri dibutuhkan tiga hal dasar, yaitu logika, seni, dan perencanaan keuangan. Membuat rencana keuangan memerlukan logika agar dapat direalisasikan.

Selain itu, seni juga diperlukan dalam membuat rencana keuangan, artinya sebuah rencana keuangan yang diterapkan oleh seseorang pasti akan berbeda dengan orang lainnya.

Terakhir, rencana keuangan juga harus didukung dengan pengetahuan serta pengalaman di bidang keuangan.

Jika Anda merasa pengetahuan dan pengalaman Anda di bidang keuangan biasa-biasa saja atau bahkan sangat kurang, Anda dapat menggunakan aplikasi yang kerap banyak di media website atau aplikasi untuk membantu Anda.

#2 Tidak Menggunakan Asuransi

Kesalahan lain yang umum terjadi saat seseorang melakukan pengajuan pembiayaan adalah tidak menggunakan asuransi.

Banyak orang menganggap bahwa produk asuransi motor sebagai tambahan biaya yang tidak perlu dan hanya akan menambah pengeluaran saja.

Memang, saat Anda menambahkan produk asuransi menjadi bagian dari motor, Anda akan dikenai biaya cicilan yang lebih tinggi dibandingkan jika Anda tidak menggunakannya.

Akan tetapi, dengan mengasuransikan motor yang Anda beli justru akan memberikan Anda keuntungan.

Adanya produk asuransi pada motor Anda akan membuatnya menjadi lebih mudah ketika Anda mengalami kejadian yang tidak diinginkan. Misalnya seperti kehilangan atau kecelakaan.

Dengan menambahkan produk asuransi pada motor Anda maka biaya yang harus Anda harus keluarkan saat motor Anda mengalami kecelakaan atau kehilangan bisa jadi lebih murah.

Tentu saja hal ini akan memberikan keuntungan lebih bagi Anda dibandingkan jika Anda tidak menggunakan asuransi.

#3 Memilih Perusahaan easingL Palsu

Semakin tinggi minat masyarakat untuk membeli motor secara kredit membuat semakin banyak oknum yang tidak bertanggung jawab tergoda untuk memanfaatkannya.

Akhirnya, ada banyak sekali perusahaan leasing palsu dan abal-abal yang memang bertujuan untuk mencari keuntungan pribadi.

Untuk terhindar dari resiko penipuan perusahaan leasing palsu seperti ini, ada baiknya Anda mencari tahu lebih dulu bagaimana kredibilitas dari perusahaan leasing yang ingin Anda gunakan.

Pastikan bahwa perusahaan leasing tersebut telah terdaftar dalam Asosiasi Perusahaan Pembayaran Indonesia.

#4 Tidak Mencari Tahu Kapan BPKB Bisa Diambil

Biasanya Buku Pemilikan Kendaraan Bermotor atau biasanya disingkat BPKB akan langsung diberikan setelah Anda menyelesaikan proses administrasi yang diperlukan.

Namun terkadang ada beberapa perusahaan leasing yang mempersulit pemberian BPKB pada Anda. Karena itu sebaiknya mencari informasi dengan jelas mengenai kapan Anda akan menerima BPKB tersebut.

#5 Memilih Jangka Waktu Kredit Yang Paling Panjang

Jangka waktu kredit yang panjang membuat biaya cicilan kredit terasa semakin ringan. Meskipun tidak terasa berat, mengambil kredit dalam jangka waktu paling panjang sebenarnya akan merugikan Anda.

Kredit dengan uang muka rendah dan cicilan ringan memang akan membuat Anda tidak terlalu berat membayarnya. Tapi di sisi lain, ini juga berarti Anda membayar lebih mahal untuk memiliki sebuah motor.

Semakin rendah cicilan, maka semakin banyak hutang Anda dan juga bunga pembayarannya. Karena itu, memilih kredit dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama akan lebih bijak bagi kesehatan keuangan Anda.

#6 Tidak Memperhatikan Tanggal Pembayaran

Hal lain yang tidak kalah penting dari membeli kredit motor adalah tanggal jatuh temponya. Setiap kali Anda mengajukan kredit, Anda akan ditanya kapan tanggal jatuh tempo yang nyaman bagi Anda.

Melakukan pembayaran melewati batas tanggal pembayaran atau tanggal jatuh tempo pembayaran akan merugikan Anda karena akan ada biaya keterlambatan atau denda yang harus Anda bayarkan.

Biaya denda ini akan membuat hutang Anda menjadi lebih besar. Karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui kapan tanggal jatuh tempo pembayaran Anda untuk menghindari adanya biaya keterlambatan ini.

Selain itu, cari tahu juga berapa besar biaya keterlambatan yang harus Anda bayarkan jika suatu waktu Anda mengalami telat bayar karena satu dan lain hal di luar prediksi Anda.

Teliti Melakukan Kredit Motor

Itulah beberapa kesalahan yang umum terjadi dan banyak dilakukan oleh orang yang melakukan pembelian motor secara kredit.

Karena itu penting bagi Anda untuk mengetahui 6 kesalahan saat kredit motor sehingga Anda tidak terjebak di kesalahan yang sama.

Tanpa mengetahui kesalahan umum kredit motor, Anda mungkin akan melakukan hal tersebut sehingga Anda justru mengalami kerugian yang cukup besar.

Sumber : finansialku.com/waspada-jangan-lakukan-6-kesalahan-saat-kredit-motor