Kiat Mudik Menggunakan Motor Matic

27 Jun 2016, 15:55

Jelang hari raya Idul Fitri 1437 Hijriah yang akan dirayakan umat Islam setelah puasa Ramadhan, jumlah pemudik jelang lebaran diperkirakan akan meningkat. Puncak mudik diprediksi akan terjadi pada H-7 jelang Lebaran atau sekitar tanggal 2-3 Juli 2016.

Dilansir total jumlah pemudik 2016 mencapai 26,11 juta orang. Perinciannya, pemudik pengguna angkutan umum mencapai 17,99 juta orang, mobil pribadi mencapai 2,47 juta orang, dan sepeda motor akan naik 50 persen, menjadi 5,63 juta orang.

Khusus sepeda motor, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melaporkan terdapat 3.048 kasus kecelakaan yang mengakibatkan 646 korban meninggal dunia, 1.057 orang luka berat dan 3.891 orang luka ringan saat Operasi Ketupat 2015. Jumlah motor yang terlibat kecelakaan sebanyak 3.633 unit atau naik 0,24 persen dari 2014 sebesar 3.624 motor.

Tahun ini, penggunaan skutik --skuter matik-- paling banyak digunakan untuk mudik lebaran. Berkaca pada hal tersebut inilah kiat mudik saat lebaran 2016:

Cek kondisi tempat tinggal sebelum mudik

Sebelum meninggalkan tempat tinggal, pastikan rumah dalam kondisi aman. Perhatikan hal-hal kecil, seperti mencabut saklar listrik yang tak terpakai dan melepas selang tabung gas dari kompor. Karena kebocoran sekecil apapun akan menimbulkan kerugian.

Jangan bawa barang berlebih

Maksimal penunggang untuk mengendarai skutik adalah dua orang, satu pengendara dan penumpang. Hal tersebut merupakan imbauan kepolisian lalu lintas. Jika terpaksa membawa barang, usahakan sedikit dan ukurannya seminimal mungkin. Tempatkan barang bawaan yang tidak mengganggu pengendara dan stabilitas berkendara.

Bawa surat-surat

Siapkan surat-surat kendaraan dan kartu identitas seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Izin Mengemudi (SIM) C, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan kartu asuransi (bila ada) untuk antisipasi kejadian tak terduga selama perjalanan.

Istirahat setiap 2 jam

Pihak kepolisian memberlakukan aturan bahwa pengendara dianjurkan beristirahat setiap dua jam sekali. Jangan terlena jika tidak macet, sebaiknya istirahat setiap 2 jam baik kondisi lalu lintas maupun macet. Sebab banyak kecelakaan terjadi karena pengendara kelelahan.

Kondisi tubuh, jika berkendara lebih dari 2 jam akan berdampak lebih mudah terserang penyakit, konsentrasi turun, dan berisiko kecelakaan. Meski jalan mulus dan lancar, usahakan 2 jam sekali istirahat. Ada bengkel siaga seminggu sebelum lebaran biasanya sudah siap dan bisa beristirahat.

Memperbarui status

Selalu kabari keluarga di kampung halaman jika kondisi jalan terlampau padat. Sebab keluarga yang menunggu lebih lama akan merasa waswas terhadap kondisi Anda. Jalin komunikasi karena itu penting sekali.

Pantau terus kondisi skutik

Jika kondisi skutik Anda bermasalah saat perjalanan mudik, cek kondisi mesin dan bagian lainnya. Jika tak memahami seputar mesin, Anda dapat mengunjungi bengkel siaga yang biasanya tersedia tujuh hari sebelum (H-7) lebaran.

Asuransi

Lengkapi keluarga dan kendaraan anda dengan asuransi. Asuransi yang cocok untuk saat ini ialah asuransi perjalanan, asuransi kecelakaan diri dan asuransi kendaraan bermotor.

askrida | Sumber : beritagar.id