Kinerja Jasa Keuangan Sulsel 2018: Tumbuh 6,4 Persen, Risiko Terkendali (3)

13 Feb 2019, 11:14

Kebijakan dan Inisiatif OJK 2019

Dalam acara tersebut, Anggota Dewan Komisioner Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hoesen, memaparkan bahwa kebijakan dan inisiatif yang akan menjadi fokus OJK di tahun 2019, yaitu:

Pertama, memperbesar peran alternatif pembiayaan jangka menengah dan panjang bagi sektor strategis, baik Pemerintah dan swasta, melalui pengembangan pembiayaan dari pasar modal.

Kedua, meningkatkan kontribusi pembiayaan kepada sektor prioritas seperti industri ekspor, substitusi impor, pariwisata maupun sektor perumahan, dan industri pengolahan.

Ketiga, meningkatkan kerja sama dengan lembaga dan instansi terkait, diantaranya dalam rangka memfasilitasi penyaluran KUR dengan target sebesar Rp140 triliun khususnya dengan skema klaster bagi UMKM di sektor pariwisata dan ekspor, pendirian Bank Wakaf Mikro menjadi sekitar 100 lembaga pada akhir tahun 2019, percepatan pembentukan sekitar 100 BUMDes Center di berbagai daerah, bekerja sama dengan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dengan tujuan optimalisasi aktivitas ekonomi masyarakat desa, termasuk juga penyaluran KPR Milenial, Bansos Non-Tunai, MEKAAR dan juga UMi.

Keempat, mendorong inovasi industri jasa keuangan dalam menghadapi revolusi industri 4.0.

Kelima, melakukan perbaikan internal di OJK dan reformasi industri sektor jasa keuangan, antara lain melalui pemanfaatan teknologi dalam proses bisnis, baik dalam pengawasan perbankan berbasis teknologi, dan perizinan yang lebih cepat termasuk proses fit and proper test dari 30 hari kerja menjadi 14 hari kerja.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal menyambut baik capaian-capaian perekonomian dan kinerja sektor jasa keuangan di provinsi Sulawesi Selatan dan berharap jajaran OJK di Sulawesi Selatan dapat terus bekerja sama dan bersinergi dengan berbagai elemen Pemerintah dan Instansi serta pelaku industri jasa keuangan di daerah Sulawesi Selatan, dalam mengawal berbagai kebijakan yang telah ditetapkan, sekaligus memanfaatkan peluang yang ada, serta mengantisipasi tantangan ke depan.

Sumber : makassar.terkini.id/kinerja-jasa-keuangan-sulsel-2018-tumbuh-64-persen-risiko-terkendali