KKP Gandeng OJK Luncurkan Asuransi Budidaya Udang dan Ikan Kecil

KKP Gandeng OJK Luncurkan Asuransi Budidaya Udang dan Ikan Kecil

08 Aug 2019, 07:41
KKP Gandeng OJK Luncurkan Asuransi Budidaya Udang dan Ikan Kecil

Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) Bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terbitkan Asuransi Usaha Budidaya Udang dan Asuransi perikanan bagi pembudidaya ikan kecil (APPIK). Langkah ini sebagai upaya untuk memajukan sektor kelautan dan perikanan sekaligus mensejahterakan para petani ikan di Indonesia.

Menurut Deputi Komisioner Pengawas IKNB II OJK, M Ihsanuddin menyebutkan bahwasanya peluncuran produk asuransi bagi pembudidaya ini dinilai merupakan suatu produk strategis demi memajukan sektor kelautan dan mensejahterakan para petani ikan di Indonesia.

"Maka dengan itu, Kami (OJK) akan terus mendukung program strategis pemerintah melalui asuransi perikanan bagi pembudidaya ikan kecil dengan tambahan komoditas lele, serta asuransi usaha bagi budidaya udang komersial, ini merupakan produk asuransi budidaya pertama kali di Indonesia," ujar Ihsanuddin di Jakarta.

Dirinya menambahkan bahwa pemilihan komoditas ikan lele merupakan salah satu upaya dari OJK dalam mendorong tingkat inklusi keuangan di masyarakat, mengingat komoditas tersebut dinilai paling bisa menyentuh semua kalangan masyarakat dan pelaku usaha UMKM.

"Kita harus menyentuh kalangan masyarakat petani, nelayan dan masyarakat pesisir, pelaku usaha UMKM, dan masyarakat di daerah tertinggal. Pada intinya, industri asuransi harus berani melakukan penetrasi pasar yang baru agar seluruh lapisan masyarakat memperoleh perlindungan terhadap jiwa dan harta bendanya, serta industri asuransi kita akan tumbuh dan berkembang," ucapnya.

Sedangkan mengenai produk Asuransi Usaha Budidaya Udang (AUBU) Komersial mampu memberikan perlindungan risiko kepada pembudidaya atas penyakit yang mengakibatkan matinya komoditas udang yang diasuransikan atau kegagalan usaha.

"Harga pertanggungan dari AUBU komersial dihitung berdasarkan biaya produksi yang dikeluarkan pembudidaya dalam satu siklus budidaya udang. Tarif premi dihitung dari harga pertanggungan dikali tiga persen," jelasnya.

Sebagai Informasi, Program APPIK ini sudah berlangsung sejak November 2018 lalu dan akan dimulai bulan Juli lalu, dengan tambahan untuk asuransi komoditas ikan lele.

Secara umum, APPIK masih menerima subsidi premi 100% dari APBN dengan nilai premi, mulai dari Rp90 ribu sampai Rp225 ribu per tahun sesuai dengan satuan luasan lahan budidaya. Pembudidaya akan mendapatkan santunan apabila terjadi klaim dengan nilai maksimal per tahun, mulai dari Rp1,5 juta sampai Rp7,5 juta sesuai dengan satuan luasan lahan budidaya.

APPIK tahun ini menambah komoditas ikan lele yang bertujuan melindungi para pembudidaya ikan lele, yang apabila terjadi bencana alam atau penyakit, maka akan mendapat santunan dengan nilai maksimal per tahun Rp4,5 juta.

Sumber : akurat.co/ekonomi/id-708063-read-kkp-gandeng-ojk-luncurkan-asuransi-budidaya-udang-dan-ikan-kecil