Kuartal I, industri asuransi umum bergairah

16 May 2018, 09:35

Industri asuransi umum secara nasional mulai bergairah di tiga bulan tahun ini. Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) memproyeksikan, di periode ini industri bisa tumbuh di kisaran 10%.

Direktur Eksekutif AAUI Dody Achmad Sudiyar Dalimunthe mengatakan, diduga lini asuransi properti dan kendaraan bermotor masih menyumbang kontribusi terbesar dalam mendongkrak pertumbuhan premi asuransi umum.

Kedua lini bisnis ini didukung oleh peningkatan konsumsi masyarakat di awal tahun ini. Ini terlihat dari penjualan properti residensial tetap tinggi dengan banyaknya pemukiman dan apartemen baru.

Seperti diketahui pada akhir tahun lalu, lini bisnis properti dan kendaraan bermotor menyumbang kontribusi masing-masing sebesar 28,94% dan 27,27% dari total premi keseluruhan sebesar Rp 63,18 triliun.

"Demikian pula dengan gencarnya industri otomotif dan multifinance dalam memasarkan kendaraan bermotor yang turut mendongkrak premi," kata Dody, Jumat (20/4).

Meski sejumlah perusahaan asuransi membukukan kinerja apik di awal tahun ini, Dody masih belum bisa memastikan sepenuhnya sebab belum mendapat data kompilasi keseluruhan dari seluruh anggota AAUI.

"Harapan kami di kuartal I 2018 ini bisa tumbuh 10%, Karena estimasi sampai akhir tahun 2018 adalah naik 10%," imbuhnya.

Adapun memasuki di kuartal kedua ini, Dody masih meyakini perekonomian dalam negeri masih cukup positif sehingga bisa mendorong pertumbuhan bisnis asuransi umum.

Salah satu perusahaan asuransi yang ada di Indonesia misalnya, hingga kuartal I 2018 membukukan premi Rp 493 miliar. Vice President Director perusahaan tersebut mengatakan, jumlah itu naik hampir 10% secara year on year (yoy) dari posisi sebelumnya Rp 450 miliar.

"Cabang-cabang kami sudah membuahkan hasil dan kami juga dapat tambahan beberapa akun baru," kata Nicolaus, belum lama ini.

Sekedar tahu, sampai akhir tahun ini,perusahaan kami membidik bisa meraih premi Rp 1,2 triliun. Angka ini diproyeksi naik sekitar 20% dari pencapaian 2017 Rp 1,01 triliun. Artinya, dalam tempo tiga bulan, sudah merealisasikan 41,08% dari target tahunan.

Sumber : keuangan.kontan.co.id/news/kuartal-i-industri-asuransi-umum-bergairah