Lamongan dan Tuban Terbesar Menerima Realisasi Asuransi Tani

15 Oct 2018, 14:38

Realisasi Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) di Jatim pada Januari hingga September 2018, mencapai 148.927,46 hektare. Jumlah ini mendekati target realisasi sebesar 200.000 ha.

Kabupaten Lamongan dan Tuban menjadi daerah yang paling besar menerima realisasi ansuransi ini. Realisasi AUTP di Kabupaten Lamongan mencapai 65.765,95 ha sedangkan Kabupaten Tuban mencapai 27.956,87 ha.

“Daerah yang jumlah realisasinya besar berarti mengalami gagal panen paling banyak,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, Hadi Sulistyo, Rabu (3/10).

Meski begitu ada beberapa daerah yang tidak mengajukan klaim AUTP. Hadi mengatakan, jika kabupaten kota belum mengajukan klaim tersebut berarti masalah kekeringan di daerahnya masih bisa ditangani oleh pemkab/pemkot. Dari situ, juga menjadi indikasi bahwa kekeringan yang terjadi tidaklah parah.

“Tapi sebenarnya untuk penggantinya (jika ada yang mengajukan klaim) kita sudah siapkan, yaitu benihnya,” lanjut Hadi.

Menurut data Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim, jumlah kerusakan lahan pertanian akibat musim kemarau tahun 2018 sebanyak 37.331ha. Hal ini terbagi tiga kategori. Yakni kategori rusak ringan sebanyak10.619 ha, rusak sedang 10.992 ha, rusak berat 5.986ha dan yang mengalami puso 9807 ha.

“Lamongan daerah yang paling banyak mengalami kerusakan lahan pertanian, sebanyak 15.672 ha,” terangnya.

Total jumlah kerusakan Ini 0,73% dari jumlah luasan lahan panen padi. Sehingga tidak mengganggu produksi padi di Jatim.

Untuk mengantisipasi kekeringan yang terjadi setiap tahun, Hadi mengatakan saat ini dirinya sedang berkoordinasi dengan Dinas PU Pengairan Provinsi Jawa Timur untuk pembangunan embung di titik-titik yang rawan kekeringan. (zal)

Sumber : duta.co/lamongan-dan-tuban-terbesar-menerima-realisasi-ansuransi-tani