Masih Membedakan Asuransi Mobil Bekas ? Sadari Faktanya Agar Tidak Menyesal

16 Aug 2018, 17:09

MOBIL Anda tak bisa dibilang baru, namun bukan berarti mobil itu tak layak mendapatkan jaminan perlindungan. Pasalnya, mau mobil baru ataupun mobil bekas sekalipun, berbagai risiko kecelakaan, kerusakan, bencana alam serta kehilangan/kecurian akan tetap mengincarnya.

Saat ini, sudah banyak perusahaan asuransi kendaraan yang menyediakan fasilitas asuransi untuk mobil second hand alias bekas. Jadi, mengapa tidak memanfaatkannya saja dan menikmati benefitnya?

Selain itu, sudah banyak juga perusahaan asuransi mobil yang menawarkan program yang dapat memenuhi kebutuhan Anda, mulai dari pelayanannya sampai urusan klaimnya. Layaknya definisi asuransi yang berarti 'melindungi', asuransi mobil akan melindungi kendaraan bekas/baru Anda dari berbagai ancaman berbahaya yang kerap tak terduga datangnya seperti tabrakan, bencana banjir atau tindakan kriminal seperti pencurian mobil dan pengrusakan mobil (vandalisme).

Seperti dirangkum dalam salah satu situs asuransi mobil, dalam hal pengklaiman, banyak perusahaan asuransi mobil di Indonesia yang menawarkan dan menyediakan berbagai fitur untuk melindungi mobil Anda dari kondisi seperti kebongkaran, kerusuhan (civil commotion), penjarahan, perang dan permusuhan, perang saudara dan personal accident (penumpang dan pengemudi).

"Jika sudah menyadari fakta ini, tak bijak rasanya jika kita masih membedakan asuransi mobil hanya karena mobil Anda bekas—bisa-bisa Anda malah jadi merugi dan menyesal di kemudian hari,".

Lagipula, kata Kannadi salah satu manager dari pengelolah situs asuransi yang ada di Indonesia, saat ini Indonesia mempunyai jumlah populasi yang kian besar, yakni hampir mencapai 250 juta jiwa. Dengan demikian, tak heran rasanya jika kondisi lalu lintasnya pun kian padat lantaran bertambah pula pengguna jalan raya—yang pada akhirnya menimbulkan risiko tersendiri bagi para pengguna lalu lintas.

Dalam dua dekade belakangan ini, bisa dikatakan negara kita memiliki tingkat konsumsi yang entah bagaimana jadi kian tinggi, termasuk dalam pembelian dan kepemilikan mobil. Berdasarkan prediksi penjualan kendaraan baru di Indonesia yang dilakukan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) di tahun 2014, angka penjualan terus meningkat sebanyak 1,3 juta unit dan terus bertambah.

Sumber : krjogja.com/web/news/read/73815/Masih_Membedakan_Asuransi_Mobil_Bekas_Sadari_Faktanya_Agar_Tidak_Menyesal