Mempersiapkan Keuangan Kita Untuk Bencana Alam

11 Dec 2017, 16:11

Bencana alam kadang-kadang muncul secara tidak terduga, tapi kadang-kadang bisa diprediksi. Terutama jika Anda tinggal di wilayah yang rawan bencana alam seperti banjir, letusan gunung berapi, gempa dan lain-lain. Seringkali kita melihat jika mereka yang menjadi korban bencana alam dan hidup di pengungsian hidup dalam kondisi yang menyedihkan. Mereka kekurangan uang, makanan dan pakaian. Saat situasi kembali aman, dan mereka kembali ke kampung halaman, rumah mereka sudah tidak ada lagi. Lantas bagaimana mempersiapkan keuangan kita supaya siap menghadapi bencana alam? Sehingga jika terjadi sesuatu dengan rumah atau tempat tinggal kita, kita bisa terus hidup dengan layak?:

Lindungi dokumen penting

Buatlah perangkat darurat finansial dan simpanlah di lokasi yang mudah diakses. Mungkin sebuah kotak besi dengan kunci pengaman. Jadi Anda bisa membawanya pergi dengan cepat jika terpaksa mengungsi. Anda juga bisa mempersiapkan flash disk berisi salinan dokumen-dokumen finansial seperti buku tabungan dan dokumen identitas yang penting, misal akte kelahiran, KTP, kartu jaminan sosial dan lain-lain. Untuk keamanan tambahan, salinan dokumen itu bisa dikirim ke anggota keluarga atau kerabat lain yang bisa dipercaya. Salinan dokumen itu juga bisa diunggah ke layanan awan di internet. Dokumen-dokumen yang asli bisa disimpan di tempat yang aman.

Buat dana darurat

Tabunglah uang yang besarnya cukup untuk biaya hidup selama enam hingga sembilan bulan. Simpan tabungan itu di tempat yang aman dan hanya bisa digunakan dalam kondisi darurat.

Simpan uang tunai

Dalam kondisi darurat, kartu kredit, kartu debit dan ATM mungkin tidak berfungsi selama beberapa hari. Simpanlah uang tunai dalam perangkat darurat finansial Anda dalam bentuk uang receh dan uang bernominal besar. Anda mungkin perlu uang tunai untuk membeli makanan atau air minum.

Asuransikan barang milik

Asuransi mobil, rumah dan kesehatan bisa menyediakan sebuah jaring pelindung untuk menolong kita pulih dari bencana. Terutama mereka yang tinggal di dalam atau di dekat wilayah rawan bencana, mungkin perlu mencari asuransi yang sesuai. Untuk membuat proses klaim asuransi lebih cepat, dokumentasikan barang-barang yang Anda miliki di rumah. Ciptakan inventarisasi ruangan demi ruangan di rumah dalam bentuk foto atau video. Simpan daftar inventarisasi ini bersama dengan informasi asuransi dan dokumen lainnya, di tempat yang aman.

Gunakan transfer langsung

Jika gaji Anda biasanya dalam bentuk tunai atau dikirim lewat layanan pos, hal ini bisa menimbulkan kesulitan di masa darurat. Misalnya saat Anda tertimpa bencana alam dan harus mengungsi, kemungkinan besar layanan pos di wilayah Anda akan tutup selama beberapa hari atau minggu. Anda juga bisa jadi tidak bisa datang ke kantor dan menerima uang gaji. Karena itu usahakan menerima gaji dalam bentuk transfer langsung ke rekening bank.

Fokus cicil hutang

Bagi orang yang terlilit hutang, membangun dana darurat atau menyiapkan uang tunai untuk kondisi bencana alam adalah hal yang sulit dilakukan. Oleh karena itu, berfokuslah untuk membayar hutang sehingga Anda bebas hutang, terutama hutang kartu kredit.

timlo.net/baca/68719744069/mempersiapkan-keuangan-kita-untuk-bencana-alam