Mengenal Perluasan Asuransi Tanggung Jawab Hukum Terhadap Pihak Ketiga

Mengenal Perluasan Asuransi Tanggung Jawab Hukum Terhadap Pihak Ketiga

17 Jan 2019, 16:44
Mengenal Perluasan Asuransi Tanggung Jawab Hukum Terhadap Pihak Ketiga

Kecelakaan yang melibatkan kendaraan lain dapat ditanggung oleh asuransi namun dengan beberapa aturan yang berlaku.

Salah satunya adalah bila pemilik dan pengguna kendaraan menggunakan perluasan jaminan Tanggung Jawab Hukum Terhadap Pihak Ketiga (TJH III). Melalui perluasanan jaminan TJH III, pihak asuransi harus menanggung kerugian yang diderita pihak lain, dalam hal ini tertanggunglah penyebabnya.

Menariknya, tanggungan TJH III tidak sebatas pada kerusakan kendaraan tapi meliputi kerusakan harta benda, biaya pengobatan, cidera badan hingga kematian. Namun penggantiannya tidak boleh melebihi limit TJH III yang disepakati Tertanggung.

Namun tetap saja ada beberapa syarat yang harus terpenuhi atau bahkan menjadi batal. Dilansir dari situs resmi perusahaan asuransi yang ada di Indonesia, TJH III akan batal atau tidak bisa digunakan bila tertanggung menabrak mobil yang sudah diasuransikan. Dalam hal ini disebut knock for knock agreement, yaitu kesepakatan antarperusahaan asuransi bilamana terjadi kecelakaan/tabrakan yang melibatkan dua kendaraan yang diasuransikan maka pemilik kendaraan tersebut harus mengajukan klaim ke provider asuransinya masing-masing.

Demikian juga bila pengendara melakukan hal-hal terlarang yang masuk ke dalam pasal 3 Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI). Dalam pasal tersebut menyebutkan beberapa perkecualian tanggungan bila Tertanggung melakukan pelanggaran lalu lintas, ugal-ugalan dan sebagainya.

Sebaliknya, jika mobil yang ditabrak oleh Tertanggung tidak diasuransikan, maka TJH III bisa digunakan. Selain itu, TJH III juga memiliki limit nominal penggantian. Jadi bila kerusakan mobil yang ditabrak oleh Tertanggung melebihi limit TJH III, maka selisihnya dibebankan kepada Tertanggung atau kesepakatan antara Tertanggung dengan pihak ketiga.

Dengan asuransi TJH III ini maka diharapkan konflik saat terjadinya kecelakaan tidak berkepanjangan. Pemilik kendaraan juga bisa lebih tenang saat berkendara karena kalaupun terjadi kecelakaan, maka resiko kerugian yang diderita bisa berkurang. [Adi/Ari]

Sumber : mobil123.com/berita/mengenal-perluasan-asuransi-tanggung-jawab-hukum-terhadap-pihak-ketiga/54168#YzoUZIfQVftT7kLu.99