Mitos-Mitos Berkaitan dengan Asuransi Mobil

08 May 2017, 14:34

Masyarakat di kota besar lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi, seperti mobil, sebagai modal transportasi utama setiap harinya. Tentu saja ini menyebabkan semakin banyaknya jumlah kredit mobil baru di berbagai kalangan masyarakat. Hal ini dikatakan Business Manager sebuah situs jasa keuangan, Kennadi, dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Selasa (2/5).

Menurutnya, agar memiliki perlindungan kendaraan yang maksimal pastinya kebutuhan akan asuransi mobil semakin vital di kalangan pemilik mobil pribadi.

Sebagian besar dealer atau penyedia kredit mobil menyertakan layanan asuransi mobil bagi para pembelinya.

Hal ini ditujukan untuk memberikan perlindungan dalam jangka panjang bagi pemilik mobil tersebut. “Setiap dealer atau penyedia kredit mobil memiliki kerjasama dengan berbagai perusahaan asuransi yang berbeda, maka tidak heran bila harga premi yang ditawarkan berbeda-beda tergantung dari perusahaan asuransi, jenis mobil, jenis perlindungan, dan dealer yang dipilih,” ucapnya.

Selain untuk mengantisipasi kerugian yang akan terjadi di masa depan, asuransi mobil juga diperuntukkan sebagai bentuk perlindungan aset karena padatnya jalanan di kota-kota besar yang menyebabkan terjadinya banyak kerusakan kecil terutama pada bodi mobil seperti lecet, baret, atau penyok.

Untuk menanggulangi kerusakan-kerusakan tersebut maka peran asuransi mobil sebagai bentuk perlindungan aset menjadi semakin terlihat di mata masyarakat.

Menurutnya, berbagai produk asuransi mobil dari perusahaan ternama yang ada di Indonesia, semakin berlomba-lomba menyediakan produk dan layanan asuransi mobil terbaik untuk masyarakat Indonesia.

Meskipun begitu, masih ada saja beberapa mitos, yang menyebabkan banyak orang tidak mau menggunakan asuransi mobil. Mitos-Mitos tersebut antara lain adalah:

Mobil Baru Memiliki Premi Asuransi yang Lebih Mahal

Besarannya, biaya premi yang dibayarkan bukanlah berdasarkan atas baru atau tidaknya sebuah mobil, melainkan pada tahun pembuatan, model, dan juga jenis pertangguan atau perluasan yang dipilih.

Belum lagi setelah adanya penetapan tarif asuransi resmi dari OJK pada tahun 2014, penetapan harga premi tidak hanya digolongkan berdasarkan hal-hal di atas saja tetapi juga berdasarkan wilayah.

“Sehingga dari perhitungan yang sudah ada, mobil dengan tahun yang lama bisa memiliki premi asuransi yang lebih mahal dibandingkan dengan mobil baru,” ujar Kennadi.

Mobil Model Lama Lebih Aman Sehingga Tidak Perlu Asuransi

Sebuah tindakan kejahatan, terutama pencurian bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Jika anda menganggap bahwa mobil anda adalah mobil lama dan aman dari tindak kejahatan, maka persepsi ini patut anda buang.

Kennadi menjelaskan, sekarang ini banyak pelaku kejahatan yang tidak memilih jenis kendaraan yang akan mereka curi, karena adanya kesempatan yang muncul tentunya mobil anda tetap bisa menjadi sasaran, terlepas dari mobil anda baru atau lama.

Jadi pastikan anda memiliki asuransi mobil, dengan perluasan pencurian, agar mobil anda tetap menerima ganti rugi bila sewaktu-waktu dicuri.

Klaim Asuransi Mobil Pasti Ditolak

Dalam proses klaim asuransi mobil, bila anda telah melengkapi semua dokumen yang diperlukan dalam proses klaim tersebut, pastinya proses yang dilakukan akan cepat dan disetujui. Anda dapat membaca polis asuransi kendaraan untuk mengetahui dokumen-dokumen dan persyaratan apa saja yang harus dipenuhi sebelum mengajukan klaim.

Jangan sampai klaim anda ditolak karena kelalaian anda sendiri. “Belum lagi sekarang sudah tersedia fasilitas pelaporan klaim secara online untuk berbagai perusahaan penyedia asuransi mobil yang ada di Indonesia”, bebernya.

Biaya Premi Akan Semakin Mahal Bila Pernah Ditilang

Bagi anda yang pernah memiliki catatan buruk di kepolisan, anda tidak perlu khawatir karena hal tersebut tidak akan berhubungan dengan besaran premi yang harus dibayarkan. Pernah ditilang tidak berarti bahwa premi asuransi yang harus dibayarkan lebih mahal karena perhitungannya tidak dilakukan berdasarkan hal tersebut.

Warna Mobil yang Lebih Terang Akan DIkenakan Biaya Premi Lebih Mahal

Mitos ini merupakan mitos yang paling sering terdengar. Banyak orang sering mengatakan, warna mobil yang terang akan menyebabkan biaya premi yang dibayarkan akan jauh lebih tinggi. Faktanya apapun warna mobil milik anda tidak akan menjadi pertimbangan di dalam menentukan biaya premi tersebut. “Kecuali bila anda melakukan modifikasi secara berlebihan pada mobil anda,” tutup Kennadi.

Reporter: Didi KurniawanEditor: Tian Arief

Sumber:gatra.com/ekonomi/finansial/259881-lawan-mitos-mitos-berikut-untuk-mengetahui-pentingnya-memiliki-asuransi-mobil