Motivasi Keuangan(2)

26 Feb 2018, 10:33

Di tulisan sebelumnya sudah dibahas bahwa di dalam setiap tahap kehidupan kita selalu butuh motivasi untuk mencapai sesuatu. Termasuk juga motivasi keuangan.

Hal ini yang kemudian membedakan mana orang yang bisa mengelola keuangan, rajin menabung dan berinvestasi dengan mereka yang tidak melakukan apa-apa.

Di tulisan sebelumnya sudah dibahas 5 motivasi keuangan pertama yang bisa anda lakukan agar anda termotivasi dan disiplin, apa saja itu?:

  1. Buat Papan Visi Bergambar
  2. Buat Tujuan Keuangan Secara Spesifik
  3. Buat Kata Kunci Belanja
  4. Sayangi Diri Anda
  5. Buat Tujuan Keuangan Skala Kecil

Nah, apakah hanya itu saja yang bisa kita harapkan untuk membantu meningkatkan motivasi keuangan kita agar bisa mengatur dan mengelola serta menabung dan investasi dengan baik? Berikut kita bahas lagi kelanjutan dari motivasi keuangan yang harus anda lakukan.

6. Pikiran Duit Yang Beracun

Anda mungkin sering mendengar perkataan ini "tenaaaang, rejeki udah ada yang ngatur, ngak perlu ngoyo" atau "ngapain banyakin duit dan aset, nanti malah jadi masalah", atau "santaaaai Belanda masih jauh kok, nyari duitnya ngak usah nge gas gitu" dan masih banyak lagi pernyataan dari orang-orang sekitar kita yang cenderung menjadi Racun Duit bagi pikiran dan keuangan kita.

Yes, racun duit ini berbahaya dalam hal motivasi keuangan anda untuk mendapatkan keuangan yang lebih baik dimasa depan.

Oleh sebab itu hindari racun-racun pikiran seperti ini. Sebaliknya anda harus menggunakan kalimat positif dan keinginan serta tujuan keuangan untuk melawan kalimat negative dan pikiran racun negative ini.

7. Sehat Dompet Sehat Badan

Hasil riset menunjukan bahwa semakin sering anda berolah raga bisa berdampak pada penghasilan yang lebih tinggi. Mengapa demikian? Karena anda menjadi lebih produktif setelah berolah raga dan berkeringat terutama di pagi hari.

Jadi, ber-olah raga-lah agar kondisi keuangan anda juga ikut "olah raga." Selain itu semua disiplin anda yang anda pakai di saat berolah raga akan berguna dalam disiplin anda ketika mengatur keuangan.

Jangan lupa, dengan berolah raga tubuh anda juga akan menjadi lebih sehat, di mana kemungkinan anda menjadi sakit parah sangat kecil. Demikian juga akan berdampak pada premi asuransi anda.

8. Belajar Bersyukur

Sebenarnya ini adalah domainnya orang Asia terutama orang Indonesia di mana kita dari kecil selalu diajarkan untuk bersyukur. Akan tetapi dengan kondisi hidup yang semakin hedon(suka mengamburkan uang) dan status sosial seseorang dinilai dari apa yang dimiliki, membuat orang berlomba-lomba menunjukkan kekayaan mereka. Akibatnya bisa ditebak, anda akan menjadi boros.

Nah, back to basic, bersyukurlah. Ajarkan pasangan dan anggota keluarga anda untuk bersyukur atas apa yang telah dimiliki selama ini. Sehingga anda dan keluarga tidak terjebak untuk mencari kebahagiaan dengan cara membeli atau memiliki barang lain.

9. Cari Partner (kawan) Mencapai Tujuan

Menurut hasil riset juga, memiliki partner atau teman atau pasangan hidup dengan pola yang sama (memiliki tujuan dan keinginan keuangan) akan saling memberikan kebiasaan positif satu dengan yang lain.

Sebagai contoh, ketika anda ingin berolah raga dan ke gym, maka anda akan semangat ketika ada partner nge-gym anda. Demikian juga dengan keuangan. Memiliki "kawan" akan membuat anda untuk selalu mengukur dengan kawan anda ini seberapa keberhasilan anda dalam mengatur dan mengelola keuangan serta menabung dan berinvestasi.

Tapi pastikan anda dan partner alias lawan anda tahu dan mengerti aturan dasar untuk mengelola, mengatur keuangan serta menabung dan berinvestasi agar anda tidak salah langkah. Karena akan percuma bila yang anda lakukan selama ini salah. Itulah sebabnya sangat disarankan juga untuk melakukan yang berikut ini.

10. Investasi Otak

Investasi otak alias belajar tentang apapun (dalam hal ini mengelola keuangan) sangat disarankan. Dengan anda belajar maka anda akan tahu lebih dalam tips dan trik bagaimana cara mengatur dan mengelola keuangan anda.

Dari situlah akan timbul motivasi keuangan pada diri anda untuk memiliki aset lebih banyak dan mengelola keuangan lebih baik. Sayangnya tidak banyak orang yang tahu ke mana harus belajar.

So, belajar sudah, mengerti sudah, merencanakan sudah, sekarang tinggal anda mempraktekkan apa yang sudah anda dan pelajari baik di kelas ataupun tempat lain. Tumbuhkan rasa motivasi keuangan anda agar anda semakin sukses secara finansial di masa yang akan datang.(ang/ang)finance.detik.com