OJK adakan Pasar Asuransi Mikro Indonesia

01 Nov 2015, 09:25

Pada hari kamis 29 Oktober 2015 bertempat di Hotel Sunan Surakarta, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama dengan Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) dan World Bank menyelenggarakan Pasar Asuransi Mikro Indonesia dengan tema “ Saluran Distribusi Bagi Pemasaran Asuransi Mikro”. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 250 peserta yang terdiri dari Asuransi, Lembaga Keuangan, BPR se- Jawa Tengah dan SKPD Kota Surakarta.

Kegiatan dibuka oleh Pj Walikota Budi Suharto. Dalam sambutannya Budi Suharto  mengatakan kegiatan-kegiatan mikro lekat dengan Kota Solo, salah satunya jumlah pasar tradisional. Dalam perspektif lain kontribusi pasar tradisional sejalan dengan sosialisasi asuransi hukum yang digagas OJK yang difasilitasi Bank dunia lekat dengan kebutuhan-kebutuhan atas potret di Kota Solo. Beliau juga mengharapkan sosialisasi kegiatan ini membawa perubahan memberi  manfaat bagi masyarakat secara luas.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengembangan asuransi mikro yang telah menjadi komitmen OJK dengan asosiasi asuransi sebagai upaya meningkatkan akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap produk asuransi. Pada acara ini akan ada penandatanganan kerjasama pemasaran asuransi mikro antara perusahaan asuransi dengan komunitas dan pameran produk-produk asuransi mikro.

Sebagai kelanjutan dari peluncuran produk standar asuransi mikro pada tahun 2014, pada tahun 2015 ini telah dilakukan serangkaian kegiatan pengembangan asuransi mikro antara lain :

1. Sosialisasi produk standard asuransi mikro ke 16 provinsi di Indonesia

2. Survey kebutuhan koperasi terhadap layanan dan produk asuransi

3. Survey minat perusahaan asuransi untuk menjual produk asuransi mikro

4. Sharing success story asuransi mikro dari Negara lain

5. Call for proposal saluran distribusi asuransi mikro

 
OJK percaya dengan peran serta aktif dan asosiasi industri asuransi dan saluran pemasaran yang lebih luas dan menjangkau lapisan masyarakat berpenghasilan rendah, program pengembangan asuransi mikro akan menjadi salah satu pilar peningkatan akses masyarakat kepada keuangan (financial inclusion).

Sumber: http://www.surakarta.go.id/konten/ojk-adakan-pasar-asuransi-mikro-indonesia