OJK Bakal Revisi Pertumbuhan Kredit

14 Sep 2016, 09:29

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana akan mempertimbangkan ulang mengenai target pertumbuhan kredit sepanjang tahun 2016. Sebelumnya, OJK memprediksi pertumbuhan kredit mencapai 10 hingga 12 persen.

Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman Hadad mengatakan, OJK masih harus menunggu hingga akhir September untuk melihat pertumbuhan kredit saat ini. OJK pun juga akan melakukan kajian mengenai Rencana Bisnis Bank (RBB).

"Saya tunggu sampai akhir September ini, karena saya harus evaluasi implementasi dari RBB dari masing-masing bank sampai per akhir September," kata Muliaman di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (6/9/2016).

Menurut Muliaman, apabila RBB berjalan sesuai dengan target, maka pertumbuhan kredit dapat mencapai 11 persen. Hanya saja, OJK juga perlu melihat kredit bermasalah (non performing loan/NPL) dari masing-masing perbankan. Sebab, NPL ini juga sangat menentukan angka pertumbuhan kredit perbankan. 

"Saat ini jadi banyak bank melakukan konsolidasi, apa yang perlu dilakukan sehingga kemudian sangat selektif. Tapi kita lihat juga bagaimana NPL-nya," tutupnya.(dni)

askrida | Sumber : economy.okezone.com/read/2016/09/06/320/1482533/ojk-bakal-revisi-pertumbuhan-kredit