OJK Catat Industri Asuransi Triwulan III Meningkat

13 Nov 2015, 08:50

JAKARTA (Pos Kota) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat perkembangan industri asuransi selama triwulan ketiga tahun ini terus meningkat. Kondisi ni dinilai, masyarakat makin paham soal manajemen resiko.

“Ini membuktikan  masyarakat mulai memahami bahwa asuransi merupakan bagian managemen resiko yang harus mereka persiapkan dalam kehidupannya, baik sebagai proteksi diri, usaha dan lain-lain,” kata  Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman Darmansyah Hadad dalam sambutan pada acara Pagelaran Asuransi Untuk Negeri, Minggu (8/11).

Meski asuransi aset GDP nasional hanya sebesar tujuh persen dibanding negara ASEANJ lain yang aset GDP-nya tiga kali lebih besar, ia optimis dengan jumlah penduduk, pertumbuhan bisnis terutama UMKM, pertumbuhan peternakan dan lahan pertanian yang luas, akan mendorong adanya stimultan untuk mendongkrak pertumbuhan asuransi yang lebih besar lagi.

Namun, Muliaman mengakui ada beberapa hal yang menjadi tantangan utama dalam perkembangan bisnis asuransi nasional. Antara lain tingkat pemahaman masyrakat yang masih rendah atas jasa asuransi, akses bisnis asuransi yang relative masih rendah, rendahnya inovasi produk asuransi yang ada, kapasitas risk coverage yang masih terbatas. Dan yang terakhir adalah informasi yang belum berimbang atas isu klaim asuransi.

Masyarakat Melek Asuransi

Karenanya, OJK terus berupaya mendorong sisi suplay dan demand di dalam bisnis jasa asuransi serta meminimalisasi kerugian antar pihak, sehingga masyarakat melek asuransi yang ingin dicapai oleh industri asuransi tanah air.

Dalam menyambut Hari Asuransi pada 18 Oktober, Dewan Asuransi Indonesia (DAI) sejak September lalu, melakukan serangkaian kegiatan di berbagai daerah, seperti di Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, Pontianak dan Surabaya.

“Tema Asuransi kali ini adalah Asuransi Untuk Negeri,” kata Reza Luthfi, ketua Panitia Insurance Day 2015.

Acara Pagelaran Asuransi  Untuk Negeri ini dhadiri Edi Setiadi Deputi Komisioner Industri Keuangan Non Bank(OJK), Hendrisman Rahim Ketua Umum Dewan Asuransi Indonesia dan Ketua Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia, para ketua dan pengurus Asosiasi Asuransi yang bernaung di bawah DAI antara lain AAUI, AAJSI, AASI, APPARINDO dan APKAI.

Pagelaran ini juga dimeriahkan oleh artis ibukota seperti Band Nidji, Nenek Sahita, didukung oleh artis dan penari serta pembawa acara Desta dan Vincent.

Acara dikemas sangat apik dalam bentuk mini operet yang berjudul “ UNTUKMU” dimana menampilkan testimony yang dibalut dengan penampilan Nenek Sagita dan dancer melalui permainan-permainan yang terbagi dalam tiga segmen cerita seperti bencana alam, kehilangan anggota keluarga dan sekolah wajib asuransi. (setiawan/win)

Sumber: http://poskotanews.com/2015/11/08/ojk-catat-industri-asuransi-triwulan-iii-meningkat/