OJK dorong penjualan asuransi mikro

09 Feb 2016, 08:55

JAKARTA. Penetrasi asuransi mikro selama ini dirasa masih kurang greget. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pun bakal lebih mendorong asosiasi asuransi agar makin serius menggarap pasar asuransi murah ini.

Menurut Kepala Eksekuif Pengawas IKNB OJK Firdaus Djaelani, pihaknya terus berkomunikasi dengan asosiasi asuransi soal peningkatan penetrasi ini. Asosiasi sendiri disebutnya sadar untuk makin memasyarakatkan asuransi mikro dibutuhkan dorongan yang lebih besar.

Pasalnya, minat memasarkan asuransi mikro sendiri belum terlalu besar. "Asosiasi sudah bilang kalau didiamkan saja ada yang menjual ada yang tidak," kata Firdaus belum lama ini.

Asosiasi asuransi pun bakal mendorong perusahaan dibawah naungan mereka untuk lebih banyak menjual produk ini. Menurut Firdaus, pihak asosiasi sepakat untuk mewajibkan anggotanya untuk menjual sekurang-kurangnya 600 polis asuransi mikro per perusahaan tiap tahunnya. "Itu kesepakatan dari tiap asosiasi baik jiwa, umum, maupun syariah," lanjutnya.

Per akhir Desember 2015 sendiri, ada 134 entitas perusahaan asuransi. Terdiri dari 50 perusahaan asuransi jiwa, 76 asuransi umum, dan 8 perusahaan asuransi syariah. Bila tiap perusahaan menjual 600 polis, maka minimal ada 80.400 polis asuransi mikro yang harus bisa dijual.

OJK juga mendorong 5% dari total polis yang dimiliki tiap perusahaan berasal dari asuransi mikro. Besaran persentaasi dari sisi pemegang polis ini dirasa lebih mudah terealisasi ketimbang dihitung dari sisi perolehan premi.


Sumber: http://keuangan.kontan.co.id/news/ojk-dorong-penjualan-asuransi-mikro