OJK Papua Minta Perusahaan Asuransi Tingkatkan Edukasi

07 Dec 2017, 13:43

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua meminta perusahaan asuransi yang beroperasi di wilayah tersebut untuk meningkatkan edukasi tentang layanan asuransi kepada masyarakat.

"Kami minta pihak perusahaan asuransi untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai produk maupun layanan asuransi, sehingga masyarakat lebih paham mengenai layanan tersebut," ujar Kepala Bagian Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Papua dan Papua Barat, Steven Parinussa, di Jayapura.

Ia mengakui sejauh ini belum ada data mengenai jumlah literasi masyarakat papua terhadap produk asuransi.

Namun, berkaca dari hasil nasional, jumlahnya tergolong kecil dan harus segera ditingkatkan.

"Di hasil survei 2016, untuk sektor asuransi secara nasional literasinya baru 15,76 persen, tapi ini diluar asuransi sosial," kata Steven "Kami harapkan literasi ditingkatkan, supaya angkanya bisa sama dengan angka literasi di sektor jasa keuangan lainnya, seperti perbankan," sambungnya.

Steven pun memuji usaha Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Cabang Papua yang dianggapnya sudah mulai menggalangkan sosialisasi mengenai jasa asuransi kepada masyarakat umum.

"Menurut kami apa yang dilakukan AAUI sudah bagus, seperti melakukan 'talkshow' di radio, lalu "insurance Goes to campus', jadi kita ingin literasinya ditingkatkan," katanya lagi.

Sebelumnya, Kepala OJK Papua dan Papua Barat Misran Pasaribu sempat menyatakan harapannya agar edukasi dan sosialisasi tentang jasa keuangan tidak hanya dilakukan oleh OJK, tetapi pihak lain pun bisa memainkan peran yang sama agar pengetahuan masyarakat bisa terus ditumbuhkan.

"Memang kita akui kami sulit menjangkau masyarakat di pelosok, makanya kita harapkan media ikut menyosialisasikan," ujarnya. (Ant)

wartaekonomi.co.id/read162262/ojk-papua-minta-perusahaan-asuransi-tingkatkan-edukasi