OJK siapkan beleid asuransi digital

01 Jul 2016, 11:31

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) segera menyusun aturan main usaha asuransi yang menggunakan jalur digital. Targetnya, aturan tersebut rampung akhir tahun.

Firdaus Djaelani Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank OJK menyebut, salah satu ketentuan yang akan diatur adalah mengenai pembentukan bank kustodian. Fungsinya, sebagai penampung data pemegang polis dan data perusahaan asuransi.

OJK menargetkan pembentukan bank kustodian bisa dilakukan secepatnya setelah beleid ini terbit. Bank kustodian dinilai penting peranannya untuk mereduksi potensi sengketa. Sebab data-data yang berkaitan dengan pemegang polis asuransi akan tersimpan di suatu wadah yang independen.

Dengan begitu, potensi fraud seperti manipulasi data yang bersumber dari transaksi asuransi digital dapat dihindari. "Misalnya ada nasabah nakal yang ingin mengubah polis sehingga bisa menimbulkan sengketa," ujar Firdaus.

Ketua Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Yasril Y Rasyid menambahkan, bank kustodian akan memberikan rasa aman bagi perusahaan asuransi dan nasabah. Asuransi umum boleh dibilang telah familiar dengan layanan asuransi digital.

Sebab, sejumlah perusahaan asuransi telah menerapkan sejumlah layanan seperti klaim dan pembelian produk lewat jalur digital. Misalnya, untuk produk asuransi kecelakaan diri, asuransi kendaraan dan asuransi properti. Pembentukan bank kustodian memiliki sejumlah opsi.

Rencananya, OJK akan mengoptimalkan peran dari asosiasi asuransi. Setiap asosiasi asuransi dapat mendirikan bersama atau patungan membentuk bank kustodian yang independen. Termasuk berinvestasi pada infrastruktur seperti memiliki pusat data.

Togar Pasaribu,Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mengusulkan agar memanfaatkan lembaga yang sudah ada sebagai bank kustodian agar lebih efisien untuk perusahaan asuransi. Misal bekerja sama dengan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang berpengalaman di bidang ini.

Lantaran memiliki pengalaman dan telah memiliki teknologi yang canggih, KSEI tidak akan kesulitan untuk memenuhi kebutuhan industri asuransi. KSEI tinggal melakukan adaptasi sesuai kebutuhan di industri asuransi.

askrida | Sumber : keuangan.kontan.co.id/news/ojk-siapkan-beleid-asuransi-digital