PAI: Asuransi umum belum terbiasa dengan Aktuaris

23 Jan 2016, 09:05

JAKARTA. Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI) menyebut industri asuransi umum memang masih kurang familiar dengan tenaga aktuaris. Namun makin hari, kebutuhan akan pasokan aktuaris di asuransi umum tetap makin tinggi.

Ketua PAI Rianto Djojosugito menggambarkan, sebuah perusahaan asuransi umum idealnya memiliki dua orang ahli aktuaris. Dengan jumlah perusahaan asuransi umum yang mencapai 85 entitas, maka dibutuhkan 170 orang fellow aktuaris.

Sementara untuk ajun aktuaris, jumlah idealnya adalah tiga orang per perusahaan. Sehingga kalau ditotal jumlah kebutuhannya mencapai 255 orang.

Tapi pada kenyataannya, saat ini baru tujuh orang ahli aktuaris yang bekerja di perusahaan asuransi umum. "Untuk ajun aktuarisnya baru 12 orang," kata Rianto, Selasa (19/1).

Selama ini kebutuhan aktuaris memang lebih banyak terjadi di pelaku usaha asuransi jiwa. Makanya perusahaan asuransi jiwa lebih masih dalam merekrut tenaga aktuaris. Walaupun asuransi jiwa juga masih sangat kekurangan pasokan aktuaris saat ini.

Secara total, ia menyebut jumlah aktuaris di dalam negeri mencapai 399 orang. Dari jumlah tersebut 206 diantaranya berstatus ahli aktuaris. Sisanya merupakan ajun aktuaris.

Dari total jumlah aktuaris saat ini, 60% diantaranya bekerja di perusahaan asuransi jiwa. Terbanyak kedua bekerja di luar industri, terutama di perusahaan konsultan aktuaris. "Jadi memang di asuransi umum pemenuhannya masih sangat jauh," ungkapnya.


Sumber: http://keuangan.kontan.co.id/news/pai-asuransi-umum-belum-terbiasa-dengan-aktuaris