Partisipasi Asuransi Ternak Sapi Masih Rendah

21 Feb 2017, 13:43

Tingkat partisipasi peternak di Kabupaten Klaten terhadap program Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) masih rendah. Pasalnya hingga saat ini kurang dari 1.000 ekor sapi betina produktif yang diikutkan program tersebut.

Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Klaten mencatat dari total populasi ternak sapi yang mencapai 93.788 ekor, terdapat sekitar 34.000 sapi betina produktif. Adapun sapi betina produktif yang sudah masuk dalam program tersebut baru 802 ekor.

Kasi Pengembangan Usaha Peternakan dan Masyarakat Veteriner DKPP Klaten, Tri Yanto mengatakan rendahnya partisipasi peternak sapi untuk mengikuti program ini disebabkan banyaknya peternak yang belum memahami program tersebut.

Selain itu, banyak peternak yang memandang negatif program asuransi.

"Banyak yang menganggap asuransi ini tipu-tipu karena belum merasakan manfaatnya. Padahal program ini diadakan untuk memihaki peternak," katanya ditemui usai penyerahan klaim AUTS di aula DKPP Klaten, Kamis (16/2/2017).

Menurutnya meski sudah dilakukan sosialisasi kepada kelompok, banyak peternak yang masih meragukan program tersebut.

Sehingga, saat program tersebut dibuka tahun ini, hanya 32 kelompok ternak sapi yang ikut serta.

"Kami berharap dengan adanya penyerahan klaim ini, banyak peternak sapi yang semakin mantap untuk berpartisipasi dalam program ini," ungkapnya.

"Intinya memihaki peternak agar tidak merugi. Jika tidak diasuransikan, sapi mati karena sakit hanya dikubur namun tidak dapat apa-apa. Tapi bagi yang diasuransikan, langsung dapat klaimnya. Maksimal Rp 10 juta per ekor," katanya.(tribunjogja.com)