Pemprov Sumbar Rencanakan Penambahan Modal ke Askrida

28 Sep 2016, 16:22

PADANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berencana akan menambah lagi penyertaan modal ke PT Asuransi Bangun Askrida (Askrida). Rencana penambahan modal itu sudah dimulai dengan mengusulkan perubahan Perda nomor 12 tahun 2015 tentang Penyertaan Modal Pemerintah.

PT Asuransi Bangun Askrida merupakan perusahaan berskala nasional yang didirikan pada Desember 1989. Awalnya, Askrida dimiliki oleh Bank Pembangunan Daerah (BPD) se Indonesia. Kemudian kepemilikannya diperluas kepada pemerintah provinsi se Indonesia. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat saat ini merupakan pemilik modal terbesar di perusahaan tersebut dengan kepemilikan 16,79 persen.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Ali Asmar, usai penyampaian nota Ranperda perubahan Perda tersebut dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Senin (26/9) menyebutkan, PT Askrida memiliki prospek cukup baik sehingga modal yang disertakan memberikan imbal balik (deviden) yang cukup bagus.

“Dengan demikian akan berkontribusi positif terhadap pendapatan daerah untuk membiayai pembangunan,” terangnya.

Meskipun belum diketahui berapa dana daerah yang akan disuntikkan ke Askrida sebagai tambahan namun Ali Asmar mengungkapkan keyakinannya bahwa laba yang akan diperoleh akan lebih besar lagi. Sebagai pemilik modal terbesar, pemprov Sumatera Barat memiliki wewenang yang lebih besar dalam menentukan jalannya roda perusahaan.

“Untuk jumlahnya belum dibicarakan, saat ini baru membahas perubahan Perda dan ini juga bukan untuk Askrida saja. Termasuk juga penyertaan modal ke beberapa BUMD,” ungkapnya.

Ali Asmar mengungkapkan, saat ini total penyertaan modal pemerintah provinsi kepada BUMD per 31 Desember 2015 sudah mencapai Rp510 miliar. Untuk PT Askrida sendiri sudah menyertakan modal sebesar lebih kurang Rp33 miliar.

Sementara itu, terkait usulan Ranperda perubahan Perda nomor 12 tahun 2015 tersebut, DPRD menilai sangat positif terutama rencana penambahan penyertaan modal ke PT Askrida. Wakil Ketua Badan Pembentukan Perda (Bapem Perda) DPRD Provinsi Sumatera Barat Hidayat mengungkapkan, setelah dilakukan kajian, penyertaan modal ke PT Askrida perlu ditambah mengingat prospeknya yang cukup bagus.

“Untuk itu, perubahan Perda ini sudah tepat untuk dibahas agar penambahan penyertaan modal tersebut bisa dilakukan,” katanya saat melaporkan hasil kajian Bapem Perda terhadap usulan beberapa Ranperda dari pemerintah daerah untuk dibahas pada masa sidang ketiga tahun 2016 ini.(feb)

askrida | Sumber : padangmedia.com/pemprov-sumbar-rencanakan-penambahan-modal-ke-askrida