Pengampunan Pajak, Daya Saing Perusahaan Asuransi BUMN Perlu Ditingkatkan

15 Aug 2016, 14:23

Perusahaan asuransi milik negara (BUMN) disarankan untuk menyiapkan instrumen menangkap dana tax amnesty. Membaiknya iklim investasi bagi pasar modal, harusnya bisa dimanfaatkan untuk menangkap peluang tax amnesty tersebut.

"Selain soal daya saing dan pengembangan bisnis yang kurang dibandingkan dengan swasta, ada beberapa faktor yang mengakibatkan hal tersebut terjadi," ujar pengamat asuransi Irvan Rahardjo. Sejumlah faktor ity, pertama, belum ada aturan pelaksanaan tentang investasi di bidang asuransi  untuk menyambut repatriasi dana tax amnesty. Namun, hal itu juga terjadi di instrumen keuangan lain seperti reksadana, Surat Utang Negara (SUN), obligasi, deposito belum ada juklak teknis dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kedua, sektor asuransi adalah jasa pendukung tergantung dari sektor riil yang membutuhkan jasa proteksi asuransi seperti  infrastruktur, manufacturing, pertambangan, pariwisata dan lainnya yang lebih dulu menyerap dana repatriasi.

Ketiga, asuransi adalah long term business sedangkan tax amnesty bersifat jangka pendek meskipun dibatasi minimal 3 tahun dana mengendap. Keempat, investasi di asuransi bukan merupakan prioritas dalam penggunaan dana repatriasi pada skema tax amnesty.

askrida | Sumber : www.bisnis.com