Penyebab Generasi Milenial Sering Alami Masalah Keuangan

Penyebab Generasi Milenial Sering Alami Masalah Keuangan

07 May 2019, 08:52
Penyebab Generasi Milenial Sering Alami Masalah Keuangan

Belakangan generasi milenial kerap jadi bahan perbincangan baik dalam gaya hidup, pemikiran, dan sebagainya. Generasi milenial dinilai memiliki nilai-nilai yang jauh berbeda dari generasi sebelumnya. Milenial kerap dinilai sebagai generasi yang egois, boros, dan terlalu mengikuti arus.

Hal ini ada benarnya, sebab memang generasi milenial kerap mengalami masalah keuangan. Lalu apa saja masalah tersebut dan apa saja penyebabnya? Berikut ulasannya.

Banyak dari generasi milenial yang malas membuat rincian perhitungan antara pemasukan dan pengeluaran. Padahal membuat rincian penghasilan dan belanja adalah hal yang penting, dengan begitu kamu bisa mengontrol pengeluaranmu.

Sebaliknya, tanpa membuat perincian keuangan, kamu gak akan sadar kalau ternyata pengeluaranmu sudah mendekati limit. Gaji bulananmu pun bisa habis sejak jauh hari sebelum waktu gajian berikutnya.

1. Mudah tergiur dengan promosi dan diskon

Sadar atau tidak, berbagai promosi yang terlihat menarik sebenarnya malah membuat milenial jadi lebih konsumtif dan boros. Kamu kerap membelanjakan uang untuk hal-hal yang sebenarnya tidak kamu butuhkan. Mindset kamu saat itu hanyalah mumpung sedang diskon, jadi harus dimanfaatkan. Dampaknya, kamu jadi kalap dan boros.

2. Tidak mempunyai skala prioritas

Karena terlalu bahagia saat menerima gaji, banyak dari milenial yang lupa diri dan akhirnya menggunakan uang yang baru saja didapat untuk berfoya-foya. Mungkin kamu juga demikian.

Padahal seharusnya kamu bisa membuat skala prioritas seperti berapa yang harus kamu sisihkan untuk membayar berbagai macam tagihan misalnya sewa kos, listrik, cicilan, makan, tabungan, dan untuk bersenang-senang. Tanpa membuat skala prioritas, kamu bisa menghabiskan uang yang kamu miliki sebelum dapat membayar hal lain yang lebih urgent.

3. Terlalu mengikuti trend

Salah satu hal negatif yang ada pada diri milenial adalah kebiasaan memaksakan diri untuk mengikuti hal apapun yang sedang menjadi trend di masyarakat. Seperti ketika ada kuliner yang hits, barang-barang branded dan hype. Kamu merasa perlu memiliki itu semua. Padahal kalau dipikir dengan akal sehat kamu sebenarnya tidak butuh itu semua.

4. Tidak punya asuransi

Banyak dari generasi milenial yang merasa sayang mengeluarkan uang untuk asuransi. Bahkan merasa asuransi adalah suatu hal yang sia-sia dan juga pemborosan. Padahal asuransi bisa jadi penyelamat saat kamu sedang tertimpa hal yang kurang mengenakkan seperti sakit atau kecelakaan. Tanpa asuransi kamu harus rela merogoh kocek yang dalam ketika dirimu sedang ditimpa kemalangan.

5. Tidak memiliki tabungan

Menyisihkan penghasilan walaupun hanya sedikit tiap bulannya adalah hal yang jauh lebih baik daripada tidak sama sekali. Tabungan bisa jadi penyelamat ketika kamu sedang dihadapkan situasi yang mendesak. Sayangnya, banyak dari milenial yang menyepelekan pentingnya memiliki uang tabungan.

Sehingga, kerap kali milenial harus berhutang ketika ada suatu hal mendesak yang perlu dibayar. Yang pada akhirnya membuat milenial memiliki pengeluaran ekstra yaitu cicilan dan bunga yang harus dibayarkan tiap bulan.

Kalau kamu, kira-kira penyebab masalah finansial yang kamu alami selama ini adalah nomor berapa?

Sumber : idntimes.com/life/career/eka-amira/ini-6-penyebab-generasi-milenial-sering-alami-masalah-keuangan-c1c2/full