Perusahaan Asuransi Optimistis, Multifinance Merosot

29 Aug 2015, 11:05

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Eksekutif Pengawas IKNB Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Firdaus Djaelani meyakini kondisi ekonomi yang saat ini masih belum kondusif tidak mempengaruhi kinerja asuransi yang masih akan mengalami pertumbuhan di tahun ini. Meski pertumbuhan hanya sebesar 10 persen, atau menurun bila dibandingkan tahun lalu.

"Tumbuh biasanya 15 persen, kalau pun ada perlambatan mungkin 10 persen. Sebagai contoh seperti krisis 1998, asuransi masih‎ naik, perbankan saat itu hancur," ucap Firdaus, ketika ditemui dalam acara bincang-bincang bersama wartawan di Menara Merdeka, Jakarta, Jumat, 28 Agustus 2015.

Sementara menghadapi kondisi saat ini, OJK masih optimistis pertumbuhan asuransi bisa mencapai level tinggi. Caranya yakni dengan melakukan sosialisasi sampai literasi keuangan. "Paling tidak ada pertumbuhan, langkah itu juga supaya masyarakat lebih kenal dengan produk asuransi," tegas Firdaus.

Menurut dia, ‎OJK akan terus memantau perusahaan asuransi apakah dampak ekonomi melemah benar-benar menghantam kinerja keuangan asuransi. Namun, beberapa manajemen perusahaan asuransi masih optimistis menghadapi keadaan saat ini.

Di sisi lain, lanjut Firdaus, kinerja perusahaan multifinance justru berpengaruh terhadap perlambatan ekonomi karena mengurangi daya beli masyarakat.

"Daya beli menurun, meski uang muka atau down payment (DP) diturunkan, tapi daya beli turun, itu juga berpengaruh pada kinerja multifinance," ‎sebut Firdaus. 
AHL

http://ekonomi.metrotvnews.com/read/2015/08/29/425766/perusahaan-asuransi-optimistis-multifinance-merosot