Petani Harus Manfaatkan Asuransi Pertanian

24 Feb 2016, 09:20

GORONTALO - Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengharapkan kepada kalangan petani, termasuk instansi terkait seperti Dinas Pertanian tingkat provinsi dan kabupaten/kota, untuk memanfaatkan sosialisasi terkait asuransi untuk komoditi pertanian.

Hal tersebut menjadi keinginan semuanya, di mana para petani masing-masing tingkatan dikumpulkan dan diberikan pemahaman, baik itu petani penggarap sawah maupun petani pemilik sawah.

"Sebab di Gorontalo ini banyak petani yang ternyata hanya mengelolah sawah milik orang lain," kata Rusli Habibie, saat sosialisasi program asuransi usaha tani padi dan evaluasi program upaya khusus Padi, Jagung dan Kedelai tahun 2016, Selasa (23/2/2016).

Dijelaskanya bahwa kebanyakan di Gorontalo ini banyak petani yang hanya mengelolah sawah milik orang lain, terkait dengan asuransi petani ini siapakah yang akan menerima apakah penggarap atau pemilik lahan.

Selain itu Gubernur berharap agar terkait persoalan klaim asuransi, jika petaninya kurang paham, misalnya soal administrasi serta mekanismenya ke mana mereka harus mengajukan klaim.

"Jika sosialisasi ini kurang, maka pasti hal ini akan menyulitkan mereka juga," ujarnya.

Pihaknya berharap, mulai dari tingkat kabupaten sampai dengan desa, saat musim tanam dan musim panen tiba, minimal ada perwakilan dari pihak asuransi bisa turun lapangan, sehingga jika ada klaim tidak akan menyulitkan petani itu sendiri.

"Pada intinya bukan soal 20 Ribu haktare sawah yang akan masuk asuransi, akan tetapi bagaimana asuransi itu dan bagaimana melakukan klaim, itu yang terpenting," ungkapnya.

Tahun 2016 ada sekitar 20 ribu hektare sawah di Gorontalo yang akan masuk asuransi, dengan premi setiap bulan Rp36.000 per hektare dan pengembalian jika ada klaim sebesar Rp6 juta. (dan)

(rhs)
Sumber: http://economy.okezone.com/read/2016/02/23/320/1318936/petani-harus-manfaatkan-asuransi-pertanian